BOLASPORT.COM - Asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Judiyanto, menerima dengan legawa kekalahan dari Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan final four Proliga 2026.
Hampir saja, Jakarta Electric PLN bangkit menuju misi comeback setelah tertinggal duluan dalam laga di GOR Sritex, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (10/4/2026).
Tim asuhan Chamnan Dokmai sejatinya tampil mengesankan pada setiap awal set.
Pada set pertama dan kedua, Electric PLN selalu mampu memimpin lebih dulu.
Permainan mereka pun menjanjikan dengan receive yang bagus.
Namun setiap memasuki paruh set, performa Ersandrina Devega Salsabila dkk. selalu saja goyah dan perolehan poin mereka terkejar.
Peluang untuk membalikkan keadaan tercipta ketika Electric PLN mampu menampilkan permainan terbaik mereka di set ketiga.
Aksi middle blocker Dinda Syifa Ammelia, membuat perbedaan cukup besar hingga menyumbang sejumlah angka.
Upaya Electric PLN berbuah manis dengan merebut set ketiga.
Sayangnya, misi kebangkitan sirna setelah awal yang buruk pada set keempat hingga kekalahan menjadi hasil yang tak terelakkan.
Electric PLN tumbang dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) untuk kekalahan yang kedua dari tiga laga sejauh ini.
Kekalahan ini diakui asisten pelatih Electric PLN, Judiyanto, karena konsistensi yang tidak bisa dipertahankan.
Ia juga memuji bagaimana Popsivo mampu tampil fokus di situasi krusial.
"Hari ini kami tidak bermain maksimal. Bola yang harusnya bisa poin tetapi tidak poin," ujar Judiyanto dalam konferensi pers pascalaga yang dihadiri Bolasport.com.
"Pemain asing kami juga belum maksimal, setter juga bolanya kurang, suplai bola kami tidak bagus."
"Sementara itu, Popsivo punya servis dan blok yang bagus," jelasnya.
Judiyanto masih optimistis dengan kans Electric PLN menuju Grand Final.
Masih tersisa tiga laga lagi yang ingin mereka maksimalkan.
"Kami masih punya tiga match, kalau bisa mengambil kemenangan dari itu, bahkan kalau bisa semua, saya yakin masih ada peluang," tandasnya.
Dengan kekalahan dari Popsivo Polwan hari ini, Electric PLN harus rela turun ke dasar klasemen.
Baru mengantongi dua poin. Electric PLN hanya terpaut satu angka dari Popsivo yang naik ke peringkat dua dengan tiga poin.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.