BOLASPORT.COM - PSV Eindhoven resmi mencatat hattrick juara Liga Belanda secara beruntun setelah 'dibantu' kegagalan Feyenoord menang di pekan ke-29.
Bantuan tersebut datang dari hasil imbang yang dipetik Feyenoord saat bertandang ke markas Volendam, Minggu (5/4/2026).
Tim asuhan Robin van Persie dibikin mandul oleh klub yang baru melepas striker timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, ke Persija pada Februari lalu itu.
Melalui pertandingan sengit, kedua tim menyudahi pertandingan dengan skor kacamata 0-0.
Kegagalan Feyenoord menang cukup untuk melayangkan trofi ke kubu PSV Eindhoven.
Sehari sebelumnya, De Boeren melalui pekan ini dengan kemenangan dramatis 4-3 tatkala menjamu FC Utrecht.
Hanya tripoin Feyenoord atas Volendam yang dapat menunda pesta juara Ivan Perisic dkk. Selepas duel melawan Utrecht kelar, PSV unggul 18 poin.
Keesokan hari, selisih itu pun hanya dipersempit menjadi 17 angka karena Feyenoord cuma beroleh skor imbang.
Walhasil, dalam lima pertandingan tersisa, anak asuh Van Persie tak mungkin lagi mengejar perolehan PSV di puncak klasemen.
Maksimal Feyenoord hanya akan mengoleksi 69 angka di akhir musim, kurang dua keping dari koleksi PSV sekarang.
Bagi PSV Eindhoven, kesuksesan merayakan gelar di depan televisi Ahad ini menjadi selebrasi ketiga secara beruntun.
Tim asal Kota Cahaya melanjutkan dominasi tanpa rival berarti karena finis sebagai kampiun Eredivisie 2023-2024, 2024-2025, dan kini 2025-2026.
Trofi musim ini merupakan gelar ke-27 bagi tim beralias Rood-witten (Merah-Putih) sepanjang sejarahnya di Liga Utama Belanda.
Jumlah tersebut masih kalah dari 36 titel milik Ajax Amsterdam, yang terakhir kali juara pada 2021-2022.
Namun, gelar PSV Eindhoven musim ini terasa istimewa karena melahirkan rekor titel tercepat yang diraih klub Eredivisie.
Anak asuh Peter Bosz menyegel trofi pada 5 April atau satu setengah bulan sebelum musim Liga Belanda 2025-2026 berakhir.
PSV memecahkan rekor atas namanya sendiri guna melampaui kesuksesan mereka 48 tahun silam saat juara pada 8 April 1978.
"Lebih dari satu setengah bulan sebelum musim berakhir, kita sudah bisa bersorak: PSV adalah juara Belanda!" begitu perayaan di laman resmi tim juara Piala Champions 1988.
"Ini adalah gelar ketiga berturut-turut, gelar nasional ke-27 dalam sejarah klub, dan yang paling cepat diraih sepanjang sejarah."
"Gelar ini dipastikan di Volendam, tempat Feyenoord bermain imbang, tetapi dibangun di Eindhoven dan oleh Eindhoven."
"Hari ini, 5 April, biasanya perebutan gelar masih berlangsung sengit."
"Namun, tahun ini sangat berbeda karena dengan 71 poin, PSV sudah tak terkejar oleh pesaingnya."
"Ini menjadi gelar juara dengan dominasi yang belum pernah terjadi sebelumnya."
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.