Sebab, Satlantas Polres Sragen meluncurkan layanan SPKLU Mobile Mbak Dewi atau Mobile Bakti Digital Electric Vehicle Way Incident.
Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono mengatakan pihaknya menyiapkan total delapan inovasi layanan memastikan perjalanan pemudik di wilayah Sragen berjalan aman dan nyaman.
“Pelayanan diberikan selama Operasi Ketupat Candi 2026,” kata AKP Kukuh.
Layanan Mbak Dewi ini berupa SPKLU mobile yang disiapkan untuk membantu pemudik pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya di jalan.
Mekanismenya, pemudik yang mengalami kendala dapat menghubungi Hotline 110.
Selanjutnya operator akan meminta identitas serta nomor WhatsApp pelapor untuk diteruskan kepada operator layanan MBAK DEWI.
Setelah menerima laporan, operator akan menghubungi pemudik melalui WhatsApp untuk meminta data tambahan seperti nama, foto kendaraan, serta lokasi terkini melalui fitur share location.
Kendaraan SPKLU mobile yang siaga di Pos Terpadu Alun-Alun Sragen kemudian akan menuju lokasi pemudik.

Di lokasi, petugas akan melakukan pengisian daya baterai kendaraan listrik hingga sekitar 10 persen agar kendaraan dapat kembali berjalan.
Setelah itu, pemudik akan dikawal menuju SPKLU terdekat untuk melakukan pengisian daya hingga penuh.
“Inovasi ini diharapkan memberikan rasa aman bagi pemudik pengguna kendaraan listrik sehingga tidak khawatir saat melintas di wilayah Sragen,” ujarnya.
Selain MBAK DEWI, Satlantas Polres Sragen juga menyiapkan sejumlah inovasi lain, seperti Wahana Ceria Anak Gratis di Pos Terpadu.
Berikutnya, layanan BBM Mobile bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar.
Tak ketinggalan Si Medis sebagai tim respons cepat medis bermotor juga Si Bengkel layanan perbaikan kendaraan 24 jam, Toilet Portable, serta Si Rescue yang dilengkapi kendaraan derek dan towing.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.