JUARA.NET - Juara All England Open, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, langsung menjadi lawan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil pada babak awal Swiss Open 2026.
Dua hari setelah juara All England, Ye/Chan langsung mentas di Swiss Open 2026.
Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan mencetak sejarah untuk Taiwan di All England Open 2026.
"Kami sangat senang, ini luar biasa, kami tidak pernah menyangka bisa berdiri di podium di sini," kata Ye dikutip Juara.net dari situs resmi All England.
"Kami tahu bahwa semua pasangan di ganda campuran sangat kuat, dan jika kami menginginkan hasil yang lebih baik, kami perlu memiliki mentalitas untuk belajar dari orang lain."
"Menurut saya ini berarti tanggung jawab yang besar, ini tidak membuat kita merasa lebih santai."
"Di sisi lain, sekarang setelah kita mencapai prestasi ini, orang-orang akan memiliki harapan yang lebih tinggi terhadap kita," jelasnya.
Chan merasakan aura berbeda pada final All England Open 2026.
"Saya rasa gim pertama cukup menegangkan bagi saya, dan kemudian saya menyadari lawan kami bahkan lebih gugup," ucap Chan.
"Selama pertandingan, saya merasa masih muda dan perlu bermain sesuai kemampuan saya, serta berusaha lebih rileks."
"Selain itu, di game pertama, ada sedikit keberuntungan di dekat net dan itu menjadi titik balik," tutur Chan.
Tak berselang lama, Ye/Chan mentas di Swiss Open dalam agenda tur Eropa.
Pasangan ranking 16 BWF itu langsung menjadi lawan ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.
Ini menjadi ujian yang tidak mudah bagi Adnan/Indah sebagai satu-satunya wakil Indonesia di bagan atas.
Adnan/Indah tengah berupaya meningkatkan fokus dan konsistensi selama pertandingan.
"Paling meningkatkan lagi konsistennya sama fokusnya, sih. Kan, memang dari dulu PR-nya itu aja, sih," kata Adnan.
"Saya pribadi juga harus dipaksa, sih. Jadi untuk menyesuaikan waktu di sana, mau nggak mau harus dipaksa," imbuhnya.
Sementara itu, Indah mengaku persiapan berjalan lancar untuk tur Eropa.
"Alhamdulillah persiapannya berjalan dengan baik. Kita tinggal konsistennya aja, sih," ucap Indah.
"Kita di sana paksa nggak tidur dulu aja, walaupun perih banget mata. Tetapi, ya, paksa aja. Besoknya sudah mulai membaik," tambahnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.