INSTAGRAM.COM/FLIMPELE.FL


Ganda campuran Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, berpose bersama pelatih Flandy Limpele setelah final Hong Kong Open 2023.

BOLASPORT.COM - Nestapa dialami unggulan ganda campuran asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, setelah gagal memanfaatkan kesempatan untuk melaju ke final pertama mereka pada All England Open 2026.

Tang Chun Man/Tse Ying Suet takluk di depan pasangan ranking 15 dunia, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, dalam laga babak semifinal.

Pasangan veteran dari era Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir itu kalah setelah mampu memenangkan gim pertama.

Mereka dipaksa bertekuk lutut dengan skor 21-16, 15-21, 13-21 dalam laga di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Sabtu (7/3/2026).

Jalannya Pertandingan

Duel sudah berlangsung sengit sejak awal laga saat kedua pasangan berbagi skor sama kuat sampai 7-7.

Pasangan Taiwan yang berstatus underdog lebih dulu membuka keunggulan dengan selisih dua angka pada skor 9-7 hingga 10-8.

Permainan agresif ganda campuran peringkat 15 dunia membawa mereka tetap unggul dua angka pada interval.

Kelolosan Ye/Chan cukup di luar dugaan. Namun, mereka diuntungkan dengan tersungkurnya para unggulan di perempat yang sama.

Mereka menang atas lawan-lawan yang menyingkirkan Juara Dunia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia), dan jawara Eropa, Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark).

Akhirnya menghadapi Tang/Tse yang merupakan Juara Asia, mereka menunjukkan perlawanan walau tidak mudah.

Tang/Tse segera merespons untuk menyamakan kedudukan. Mereka mendapatkan momentum dengan berbalik unggul dua angka pada skor 17-14.

Mantan pasangan besutan pelatih asal Indonesia, Flandy Limpele, itu memimpin empat angka berkat kesalahan pemain Taiwan di depan net.

Gim pertama berhasil diamankan dengan keunggulan lima poin oleh pasangan Hong Kong setelah bola lob dari lawan melebar.

Pada gim kedua, pasangan Taiwan tancap gas dengan mencetak empat poin beruntun untuk membuka keunggulan 4-0.

Ye/Chan tampil trengginas hingga mampu memimpin dengan selisih sembilan poin pada interval gim kedua.

Selepas jeda, Ye/Chan masih memimpin cukup aman dengan skor 12-4.

Namun, pasangan Hong Kong kembali memberikan perlawanan untuk memangkas ketertinggalan menjadi tiga angka saja pada 10-13.

Serangan yang bervariatif ditambah pukulan-pukulan dropshot dari Tang Chun Man sejauh ini cukup efektif.

Akan tetapi, Ye/Chan mampu keluar dari tekanan untuk tetap mempertahankan keunggulan sampai akhir gim kedua.

Duel berlanjut sengit ke gim ketiga hingga skor sama kuat bertahan sampai skor 10-10.

Ganda Taiwan mendapatkan momentum duluan untuk memimpin satu angka saat memasuki interval.

Selepas jeda, Ye/Chan memperlebar keunggulan hingga enam angka pada skor 16-10 dan bertahan hingga 18-12.

Antisipasi yang gagal menyeberang dari Tang Chun Man membuat pasangan Taiwan makin di atas angin dengan unggul 19-12.

Tang/Tse akhirnya harus mengakui keunggulan Ye/Chan setelah hanya bisa membalas satu poin saja dan memupus mimpi untuk final pertama di All England Open.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.