MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM


Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, berbicara soal peluang federasi perpanjang larangan away musim depan buntut kerusuhan suporter Persijap vs Persis.

BOLASPORT.COM - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa bukan tak mungkin untuk larangan suporter away bisa diperpanjang musim depan buntut kerusuhan suporter Persijap Jepara vs Persis Solo.

Pertandingan derbi Jawa Tengah antara Persijap Jepara melawan Persis Solo dalam laga pekan ke-24 ini jadi perhatian.

Laga yang bergulir di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (5/3/2026) itu memang berakhir 0-0.

Namun, ada yang menjadi sorotan karena ketegangan suporter sudah terlihat sejak menit pertama hingga ada insiden saling lempar botol.

Kerusuhan suporter terjadi dalam laga ini, karena sejak awal sebenarnya sudah ada regulasi bahwa suporter tim tamu di larang hadir di stadion.

Akan tetapi, dalam pertandingan ini diketahui ada suporter tamu yang hadir di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Bahkan kehadirannya suporter tim tamu ini sudha membuat situasi di stadion tegang sejak awal pertandingan.

Ini bermula karena suporter saling ejek. Dari tribun barat diketahui melontarkan nyanyian serta kalimat provokatif.

Situasi ini semakin memanas ketiga pagar pembatas yang memisahkan tribun suporter Solo dan tribun VIP nyaris roboh.

Ketegangan sempat terjadi menjelang pertandingan babak pertama berakhir.

Namun, tim keamanan mampu meredan dan laga babak kedua tetap berjalan dengan situasi intens di tribun penonton.

Bahkan ketegangan itu berujung pada aksi saling lempar di dalam tribun hingga perusakan fasilitas umum.

Buntut dari kerusuhan suporter itu bahkan membuat kursi di tribun stadion rusak karena banyak yang dicabut.

Menanggapi situasi ini dan pertanyaan apakah larangan suporter away akan tetap dilakukan musim lalu.

Arya Sinulingga mengaku bahwa larangan suporter away bisa saja tetap diterapkan apabila situasi suporter tetap seperti ini.

“Untuk musim depan? Kalau terus seperti ini terus, jangan salahkan federasi ketika itu diterapkan,” ujar Arya Sinulingga kepada awak media termasuk BolaSport.com, di Lapangan C, Kawasan GBK, Jakarta.

Menurutnya, hal ini bisa dilakukan karena apabila suporter tak kunjung bisa disiplin dan saling menghormati.

Padahal larangan untuk suporter tamu datang sebenarnya sudah ada dalam aturan regulasi.

Namun, tak sedikit klub yang masih mendapat sanksi dan denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI karena kehadiran suporter tamu.

Namun, situasi ini masih terlihat dan kerusuhan pun terjadi dalam laga Persijap Vs Persis.

Untuk itu, larangan suporter away pun berpeluang tetap diterapkan pada musim depan.

“Karena kita tidak bisa disiplin dan tidak bisa menunjukkan bahwa kita mampu untuk itu, malu,” kata Arya Sinulingga.

“Kita setiap pertandingan kursi di lempar-lempar, dibongkar, apa itu,” tuturnya.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.