GridOto.com - Salah satu sistem pendingin mesin mobil yang fungsinya enggak kalah penting yakni tutup radiator.
Tutup radiator ini menjaga tekanan yang terjadi di sistem pendingin saat mesin mobil bekerja.
Perannya agar sirkulasi radiator coolant tetap baik dan meminimalisir terjadinya penguapan.
Pada waktunya, tutup radiator ini bisa mengalami kerusakan sehingga butuh diganti baru.
Saat mengganti baru enggak hanya secara visualnya saja yang sama, namun ada spesifikasi khusus yang juga harus disamakan.

"Tutup radiator itu memiliki tekanan yang tertera di label bagian atas, nah ini harus disamakan dengan bawaan mobil," ucap Triyono dari bengkel Family Auto Service (FAS) di Jl. Baru Bintara, Bekasi.
Tekanan ada tutup radiator ini salah satunya berperan menjaga air radiator tetap berada di dalam sistem pendingin.
"Biasanya tekanan tutup radiator ini ditulis Kpa atau Bar," jelasnya.
Misalnya tekanan tutup radiator 0,9 bar maka kita wajib membeli dengan tekanan yang sama.
Jika tekanan tutup radiator enggak sama, misalnya dipakai lebih tinggi akan berbahaya karena pasti ada komponen yang bermasalah.

"Tekanan air radiator yang sangat tinggi bisa menyebabkan slang radiator bisa pecah," sebut Tri.
Sementara, jika tutup radiator yang digunakan di bawah spesifikasi maka bisa mempercepat katup terbuka sebelum suhu air radiator tinggi.
Jadi, jika ganti tutup radiator perhatikan hal tersebut agar mengurangi dampak masalah yang terjadi.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.