BOLASPORT.COM - Aksi gemilang Ernando Ari bersama Timnas U-23 Indonesia saat memulangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 ternyata menyisakan cerita mendalam di Surabaya. Aksinya itu membuat seorang nenek berusaia 64 tahun sangat mengidolakannya hingga rela datang dan langsung bertukar jersey.
Meski berstatus sebagai bintang Timnas Indonesia, Ernando Ari tetap menunjukkan kerendahan hatinya di markas Persebaya Surabaya.
Setelah Persebaya mengalahkan PSM Makassar 1-0 dalam laga pekan ke-23 Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (26/2/2026) Ernando Ari langsung menemui seorang fans lansia.
Seorang nenek bernama Sugiarti warga Wonokromo, Surabaya rela menonton pertandingan Persebaya Vs PSM Makassar sekaligus ingin bisa bertemu dengan Ernando Ari.
Sugiarti yang datang bersama putrinya Lia Indiarti datang ke Stadion GBT dengan membawa jersey khusus yang ia siapkan untuk diserahkan buat Ernando Ari.
Momen haru pun tersaji di tribun VVIP Stadion GBT saat nenek berusia 64 tahun itu menerima jersey langsung dari tangan penjaga gawang nomor satu milik Persebaya tersebut.
Momen pertukaran jersey ini memang terkesan biasa, tetapi tidak untuk nenek Sugiarti karena ini memiliki makna mendalam.
"Saya senang sekali bertemu dengan dia," ujar Sugiarti sebagaimana dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub, Kamis (26/2/2026).
"Apalagi selepas laga, Ernando memberikan jersey ke saya. Itu membuat saya terharu," ucapnya.
Nenek asal Wonokromo tersebut mengaku bahwa sebenarnya kecintaannya kepada Ernando Ari terjadi saat sang penjaga gawang tampil bela Timnas U-23 Indonesia lawan Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024 lalu.
Laga tersebut berakhir adu penalti antara Korea Selatan Vs Timnas U-23 Indonesia 2-2 (10-11), untuk kemenangan skuad Garuda Muda.
Aksi Ernando Ari menepis tendangan penalti dari pemain Korea Selatan itu membuat tim asal Negeri Ginseng harus pulang lebih cepat.
Ternyata tepisan Ernando Ari itu membuat nenek Sugiarti ngefans sama sang pemain, karena setelah berhasil menepis ia pun reflek melakukan goyangan.
Ini ternyata menjadi momen nenek berusia 64 tahun tersebut ngefans sama Ernandi Ari, dan akhirnya menghadirkan momen haru di GBT.
"Saya suka Ernando sejak dia bisa menepis tendangan penalti lawan Korea Selatan dan joget-joget. Di situ saya senang sekali," kata Sugiarti.
Sementara itu, Ernando Ari setelah bertemu dengan fans lansia ini mengaku bahwa ia tak menyangka dapat perhatian yang begitu dalam dari seorang suporter.
"Itu salah satu support yang sangat berarti bagi kita, mereka adalah salah satu dukungan dan doa di setiap match kita," ungkap Ernando Ari.
Namun, dengan dapat dukungan luar biasa dari suporter seperti Sugiarti ini ia mengatakan bahwa ini bisa jadi semangatnya.
Pasalnya, dukungan luar biasa dari suporter itu membuat tim selalu dapat dukungan bahkan doa agar Persebaya selalu menang.
"Itu adalah sala satu support dan memberikan kemenangan, salah satunya untuk ibunya tadi. Jadi kita sangat bersyukur," jelasnya.
Menurutnya, dukungan tak mengenal usia, bahkan tak peduli dari tribun manapun dukungan tersebut bisa membuat pemain merasa sangat bersyukur.
Untuk itu, kemenangan lawan PSM tak hanya menjadi kenangan manis karena bisa membuat Bajol Ijo bangkit.
Namun, ini juga menjadi kenangan berharga bagi seorang ibu yang selama ini telah mengagumi pemain dan akhirnya bertemu hingga bisa bertukar jersey.
"Itu tadi saya terharu, saya terima kasih supportnya, semoga kita bisa berikan yang terbaik buat Persebaya," tuturnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.