MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM


Pemain Persija, Allano Lima, sudah mendapatkan 11 kartu kuning di Super League 2025/2026

BOLASPORT.COM - Pemain Persija Jakarta, Allano Lima, kesal karena sering mendapatkan kartu kuning oleh wasit di Super League 2025/2026.

Total, pemain asal Brasil itu sudah menerima 11 kartu kuning.

Terbaru kartu kuning didapatkan Allano Lima saat membawa Persija menang atas Malut United dengan skor 3-2 pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Selasa (24/2/2026).

Meski banyak menerima kartu kuning, Allano Lima sering mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan.

Tercatat, Allano Lima sudah tujuh kali menjadi Man of the Match.

Banyaknya kartu kuning yang diterima Allano Lima mengundang kritikan dari The Jakmania.

Di media sosial, The Jakmania berharap Allano Lima bisa lebih tenang saat bermain dalam pertandingan.

Sebab, dengan banyaknya kartu kuning akan merugikan Persija karena sang pemain bisa absen di laga selanjutnya.

Adapun saat melawan Malut United, pertandingan berlangsung sengit.

Baik Persija dan Malut United memang diwarnai tensi tinggi sejak menit awal.

Kedua tim saling menekan dan jual beli serangan membuat atmosfer stadion memanas.

Persija akhirnya keluar sebagai pemenang dan hasil yang menjaga asa mereka tetap bersaing di papan atas klasemen Super League 2025/2026.

Namun sorotan justru tertuju pada Allano Lima. Ia kembali diganjar kartu kuning, keputusan yang memicu kekecewaan mendalam dari sang pemain.

Dalam pernyataan emosionalnya, ia menilai situasi yang dialaminya sudah berulang kali terjadi dan terasa tidak adil.

"Saya bukan orang suci. Saya manusia."

"Apa yang terus terjadi berulang kali adalah sesuatu yang sangat menakutkan bagi saya."

"Apa pun yang saya lakukan, saya dihukum dengan kartu kuning," ujar Allano Lima.

Pemain berusia 30 tahun itu menegaskan dirinya sudah lebih dari satu dekade berkarier sebagai pesepak bola profesional.

Akan tetapi belum pernah merasakan hukuman kartu sebanyak sekarang.

"Saya sudah menjadi profesional lebih dari 10 tahun dan di mana pun saya belum pernah dihukum sebanyak sekarang."

"Ini sangat membuat frustrasi."

"Saya bekerja sangat keras untuk menikmati setiap pertandingan, dan bahkan ketika saya dilanggar, justru saya yang mendapat kartu," pemain bernomer punggung 17 itu.

Kekecewaan itu semakin terasa karena momen kartu datang di tengah pertandingan penting yang berakhir kemenangan bagi timnya.

Alih-alih larut dalam euforia tiga poin, Allano Lima mengaku justru diliputi perasaan campur aduk.

"Segalanya sudah di luar kendali saya."

"Saya tidak bisa mengekspresikan diri tanpa mendapat kartu."

"Seharusnya saya bisa merayakan kemenangan besar melawan tim hebat ini,” katanya.

Dalam pernyataan yang lebih tajam, ia juga menyinggung isu perlakuan berbeda yang ia rasakan di lapangan.

"Mungkin jika saya berkulit putih, saya tidak akan diperlakukan seperti ini."

"Bagi orang kulit hitam, semuanya lebih sulit, dan itu nyata," kata Allano Lima.

Meski begitu, Allano Lima menegaskan ia tidak ingin larut dalam kekecewaan.

Ia memilih tetap fokus membantu Persija meraih target musim ini dan berharap situasi bisa berubah ke depan.

"Saya akan terus berjuang setiap hari dan saya memohon kepada Tuhan agar suatu hari nanti semuanya berubah."

"Saya bersyukur kepada Tuhan atas tiga poin ini, dan saya akan terus mengikuti jalan kami sampai akhir," tutup Allano Lima.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.