Grid.ID - Perayaan Imlek 2026 menjadi momen yang terasa begitu berbeda bagi Betrand Peto. Untuk pertama kalinya, hari raya penuh kehangatan itu harus ia lalui tanpa kehadiran sang kakek tercinta, Yeyeh, yang telah berpulang.

Kehilangan tersebut meninggalkan ruang kosong yang tak mudah diisi, terutama bagi Onyo sapaan akrab Betrand yang dikenal memiliki ikatan emosional sangat kuat dengan sang kakek.

Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini, raut wajah Onyo tak bisa menyembunyikan kerinduan mendalam yang ia rasakan. Ia mengaku, Imlek tahun ini terasa jauh lebih sunyi dan emosional dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Aku kangen banget sama Yeyeh. Dia orang yang paling aku sayang juga. Tahun ini kerasa beda karena enggak ada Yeyeh,” ungkap Onyo di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (16/2/2026).

Untuk mengobati rasa kehilangan tersebut, putra dari Ruben Onsu itu kerap membuka kembali kenangan-kenangan manis bersama Yeyeh. Mulai dari momen bernyanyi hingga berjoget bersama, semua ia simpan rapi dalam ponsel pribadinya.

Tak sembarang disimpan, Onyo bahkan membuat satu folder khusus yang diberi nama penuh makna.

“Aku simpen di folder ‘Love’ videonya,” tuturnya.

Kenangan itu tak sekadar menjadi pengingat, tetapi juga sumber kekuatan baginya. Onyo bahkan mengaku ingin kembali mempelajari lagu-lagu Mandarin yang dulu kerap dinyanyikan Yeyeh, sebagai bentuk kerinduan sekaligus penghormatan.

“Rasanya pengen belajar lagu-lagu Mandarin yang dulu sering dia nyanyiin,” tambahnya.

Tak hanya dikenal sebagai sosok penyayang, Yeyeh juga disebut Onyo sebagai anggota keluarga yang paling gemar berbagi, terutama saat momen Imlek tiba. Tradisi membagikan angpao menjadi salah satu hal yang paling dirindukan Onyo dari sang kakek.

“Pokoknya yang paling gede itu dari Ayah sama Yeyeh,” kata Onyo.

Ia pun mengingat bagaimana angpao yang diterimanya tahun lalu disimpan dan digunakan untuk membeli hal-hal yang ia sukai kala itu.

“Ditabung, karena lagi suka ayam, beli ayam. Cuma sekarang sudah enggak suka ayam lagi,” ujarnya polos.

Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Imlek kali ini dijalani keluarga Onyo dengan nuansa yang lebih sederhana. Sang bunda, Sarwendah, disebut sepakat untuk tidak membagikan angpao kepada keluarga.

Bukan karena masih larut dalam duka, keputusan itu diambil sebagai bentuk penghormatan dan refleksi bersama atas kepergian Yeyeh. Keluarga besar memilih menjadikan Imlek tahun ini sebagai momen untuk mengenang, bukan sekadar merayakan.

“Karena emang ini spesial, mungkin sambil kita kangen Yeyeh gitu. Kayaknya enggak bagi-bagi angpao,” jelas Onyo.

Ia juga mengungkap bahwa keputusan tersebut sudah disampaikan langsung oleh sang bunda melalui pesan singkat.

“Kemarin di-chat sama Bunda, enggak bagi-bagi angpao,” tandasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.