Grid.ID - Aktris senior Meriam Bellina kembali tampil di layar lebar melalui film berjudul Titip Bunda di Surga-Mu. Film ini dijadwalkan tayang pada 26 Februari 2026 dan menghadirkan kisah keluarga yang penuh emosi.

Dalam film tersebut, Meriam memerankan sosok ibu berhati lembut yang menghadapi tiga anak dengan karakter berbeda. Ia menjalani sisa hidupnya bersama keluarga dengan penuh cinta dan pengorbanan.

"Saya berperan sebagai seorang ibu dan itu sangat menyenangkan sekali, soalnya bagi saya tuh seorang ibu adalah satu kata yaitu kasih" ujarnya saat berada di Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Kamis (12/2/2026).

Menurut Meriam, makna seorang ibu tidak bisa dilepaskan dari cinta yang tulus. Perasaan itu menjadi dasar utama dalam membangun karakter yang ia mainkan.

"Kasih Ibu melibatkan semua cinta yang ada di dunia ini gitu loh, jadi dia akan melakukan apa pun demi anak-anaknya. Begitu aku dapat tawaran ini, yang enggak ada babibu aku langsung terima," ungkapnya. Ia pun mengaku langsung tertarik sejak pertama kali membaca tawaran naskah.

Untuk mendalami peran, wanita berusia 60 tahun ini mengandalkan komunikasi intens dengan tim produksi. Ia percaya proses kreatif tidak bisa dilakukan sendirian.

"Dalam prep film ini kita sering ngobrol ya fase-fase yang kita alami. Mungkin ini sakit nya samapai dimana dan apa gitu. Jadi ya kerja sama sebenarnya dan persiapannya adalah kita enggak bisa perispakan diri dengan sendiri, harus dengan teamwork dan kerjasama," tuturnya.

Meriam juga membagikan pandangannya tentang cara mengekspresikan perasaan kepada orang terdekat. Ia mengaku sebagai pribadi yang terbuka dalam menunjukkan emosi.

"Saya adalah manusia yang cuku ekspolif di dalam memberi, berbagi rasa. Jadi saya cinta enggak akan tangung-tanggung, saya minta maaf juga akan tulus, saya marah pada saat itu dan langsung memaafkan," jelasnya.

Aktris tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menunda momen berharga bersama orang tersayang. Ia memilih menikmati setiap detik kehidupan dengan penuh kesadaran.

"Bagi saya, saya tidak akan tunggu sampai Ramadan terakhir, saya akan menikmati hidup saya sebisa mungkin pada saat itu dan setiap saat," katanya. Prinsip itu menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya mengungkapkan perasaan selagi masih ada kesempatan. Hal itu menurutnya jauh lebih berarti daripada menunggu waktu tertentu.

"Jadi pada saat itu saya akan bilang i love you pada orang yang saya cinta, minta maaf pada orang yang saya salah. Saya enggak akan nunggu sampai Ramadhan terakhir, i do it now," tutupnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.