TRIBUNNEWS.COM - Inilah cerita kreatif Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Solo yang menghadirkan varian makanan unik dan kekinian.
Adalah Risol Queen, usaha yang dikelola pasangan Mawar Amalia Salsabila dan Angga Bagas Wicaksono, yang menawarkan risol dengan cita rasa berbeda sebagai bagian dari tren kuliner modern.
Risol Queen tidak sekadar menjual camilan klasik, tetapi menghadirkan inovasi rasa yang sesuai dengan perkembangan kuliner modern.
Mawar dan Angga meracik berbagai varian risol dengan sentuhan kekinian, mulai dari isian daging, keju, hingga rasa manis yang digemari anak muda.
Kreativitas ini membuat Risol Queen tampil sebagai brand yang mampu mengikuti tren sekaligus menawarkan pengalaman kuliner baru bagi konsumen.
Ditemui di stand Risol Queen yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Laweyan, Surakarta, Mawar menceritakan awal mula dirinya memilih risol sebagai menu bisnis yang ditekuninya.
Memiliki selera yang cukup tinggi pada bidang kuliner, Mawa mengaku belum mendapatkan risol dengan cita rasa yang pas menurutnya.
Berbekal dari itu, ia pun bertekad untuk menciptakan camilan berbahan kulit tipis berisi daging, sayuran, atau ragout, yang digulung, dilapisi tepung panir dan telur, lalu digoreng hingga renyah sesuai seleranya.
"Pertama kali kenapa aku pilih risol ya di kala banyak banget orang yang jualan risol, sebenernya pertama banget awal aku tuh Emang suka gorengan. Pastikan semua umat ya suka gorengan," ucap Mawar kepada Tribunnews, Selasa (14/12/2026) malam.
"Yang kedua, kenapa harus risol? Karena selama ini aku belum pernah menemukan risol yang enak, dan variannya cuma itu-itu aja gitu lho" sambung wanita lulusan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Surakarta itu.
Baca juga: Stand ZZZ: UMKM Es Coklat Bersertifikat Halal, Sukses Buka Lapangan Kerja untuk Warga Sekitar
Sebagai seorang Gen Z, Mawar pun memiliki ide untuk menciptakan varian risol yang jauh lebih inovatif dan kekinian.
"Jadi makanya aku berinovasi apa yang belum ada di tempat-tempat lain. Kan sekarang namanya Gen Z ya, Gen Z tuh suka jajan, dan risol ini gak ada matinya kok," imbuh wanita dengan sapaan akrab Caca ini.
Lewat Risol Queen, Mawar menghadirkan risol dengan cita rasa unik yang berhasil dibuatnya dari bahan-bahan premium.
Meski menggunakan bahan-bahan berkualitas, Mawar hanya mematok jualannya mulai dari harga Rp5 ribu hingga Rp6 ribu saja.
"Satu dari bahannya pasti lebih premium ya premium dengan harga segitu dengan harga yang masih affordable tapi lebih banyak-banyak premium," bebernya.
Menariknya sulung dari dua bersaudara ini menciptakan varian unik yang hanya ada di Risol Queen, yakni varian cheese burger dan matcha.
"Terus yang kedua varian, kalau aku lebih ada variannya matcha sama cheeseburger itu menurutku yang best seller kan yang nggak ada di tempat lain, belum ada di tempat lain."
"Karena kalau cheese burger itu awalnya aku tuh suka itu kan beli burger terus gimana sih kalau ini dibuat di isiannya jadi risol gitu karena aku juga suka gorengan suka makanan burger juga jadi mau gabungin ya dalam itu kayak satu gitu terus kalau maca, kenapa matca? Karena ya nggak bisa dipungkir ini lagi viral viralnya matcha gitu jadi kita cari yang varian apa kita bikin yang varian yang lagi viral gitu ," tuturnya.
Perempuan 28 tahun ini pun berusaha memadukan antara risol yang identik dengan rasa asin dengan matcha yang identik rasa manis dalam sebua risol hingga menciptakan varian baru yang tak kalah menggugah selera.
"Konsepnya adalah, kita kan kadang kalau makan risol ini kan asin terus ya. Nah, aku mau paduin asin sama manis, jadi kayak umami gitu, tetap bisa ngeblend."
"Matchanya juga yang gak pahit, banget ada manis-manisnya juga karena kayak lebih ke coklat matcha bukan matcha pure gitu," imbuhnya sambil memperlihatkan varian risol matcha.
Dikatakan oleh Mawar, brand Risol Queen merupakan pengembangan usaha dari Raja Risol yang sudah dirintis Angga sejak tahun 2012.
Namun pada brand Raja Risol, Angga lebih fokus pada varian risol jadul.
Di momen itu Mawar sekaligus menjelaskan mengapa nama Risol Queen dipilih untuk brand usahanya.
Rupanya nama Queen dipilih oleh Mawar tak telepas dari sosok kekasihnya yang sudah terlebih dulu terjuan ke dalam usaha kuliner terutama risol.
"Awalnya tuh kan pacar aku tuh punya yang Raja Risol, punya brand sendiri Raja Risol dengan risol berkonsepnya kayak risol jadul gitu loh, yang rogut, cuma isinya cuman rogut, mayu orange dan lain sebagainya, itu jadul."
"Nah oke gini dia kan cowok ya jadi rajanya (Raja Risol) dan aku ratunya (Risol Queen, dan yang buka ini kan aku gitu Jadi aku, karena aku cewek nih jadi dia bisa menjadi rajanya aku ratunya," ungkapnya.
Strategi marketing menjadi salah satu elemen penting bagi para pelaku usaha, salah satunya bagi Mawar pemilik Risol Queen alias Risqween.
Di era digital seperti saat ini, promosi melalui media sosial dianggap salah satu cara paling cepat agar produk dikenal oleh masyarakat luas.
Lewat akun TikTok pribadinya, Mawa kerap membagikan momen saat dirinya melakukan persiapan berjualan risol dalam konten a day in my live.
Siapa sangka usaha aksinya membagikan momen lewat konten itu pun berbuah manis saat Risqween viral di akhir tahun 2025 lalu.
Ia pun memetik bak kebanjiran berkah saat usahanya dikenal publik.
Mawar pun sempat tak menyangka dari konten TikTok yang viral itu membuat penjualannya meningkat.
"Aku sumpah aku gak nyangka demi Tuhan, aku gak nyangka. Aku awalnya tuh malah gak ada ekspektasi segitu-gitu loh, Cik."
"Gak ada ekspektasi tinggi, gak sama sekali. Jadi aku buka pertama gitu, terus habis itu lakulah."
"Iseng-iseng buat masuk di TikTok gen Z kan pada sukanya kan ini kan main TikTok."
"Aku juga nggak ada budget marketing gitu, sebetulnya ga ada, dan belum-belum, sih bukannya ada, tapi belum ada budget untuk kesana karena kita memang awal buka tuh. Modalnya pas-pasan banget," urainya.
Kurang lebih 14 tahun menggeluti bidang kuliner, siapa sangka Angga Bagas Wicaksono tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang F and B.
Angga yang awalnya olahragawan kini harus tunduk pada nasiblah yang membawanya berkecimpung di dunia kuliner.
"Mungkin nasib," ujar Angga sambil tertawa.
Keahliannya mengolah risol diakui pria 29 tahun itu didapatkan dari resep turun temurun keluarga.
"Resep turun temurun, dulu awalnya kakak, terus habis itu Kakak di Jakarta terus di Solo masih ada pesanan terus eman-eman (sayang) daripada ditolak, yaudah terus tak kerjain, abis itu ya udah lanjut sampai sekarang jualan itu, terus itu cuma pesanan, terus buka outlet."
"Ya kalau apa pokokmen yang menghasilkan uang ya diambil, salah satunya jualan risol ini," sambungnya.
Selama 12 tahun menggeluti usaha, Angga mengaku sudah beberapa kali berganti rekan bisnis, kali ini ia bersyukur dapat membangun usaha bersama kekasihnya.
"Naik turun (berpartner sama orang), alhamdulilah (sekarang bareng pacar)," tandasnya.
Fakta lain juga diungkap oleh sahabat Angga, Bayu yang juga pernah menjadi salah satu karyawannya.
"Cuma pernah ikut aja dulu.Terus setelah itu kan, karena dulu saya juga masih sekolah juga, cuma bantuin kecil-kecilan," kata Bayu yang ditemui di kedai Rison Queen.
Selama menjadi karyawan Angga, Bayu mengaku mendapatkan banyak ilmu dari kekasih Mawa Amalia ini.
"Kalau dari saya pribadi itu orangnya itu memang sabar dalam kayak mendidik orang-orang yang ikut sama dia pun dia itu orangnya juga enak, sabar, pengertian juga."
"Terus kalau untuk penjualan dia itu juga konsisten, dia dari pagi sampai ke malam itu nanti dia cuma tidurnya sebentar,pagi itu sebelum sekitaran jam 3 dia udah pergi belanja juga udah persiapan untuk buka yang pagi juga," beber pria 25 tahun ini.
Diungkap oleh Bayu, Angga pernah mengalami titik terendah dalam kariernya sebagai pengusaha.
Di mana saat itu usahanya sempat terkena masalah hingga membuatnya nyaris menurut usaha yang telah dirintisnya.
"Waktu itu benar-benar down itu karena mungkin daya tarik pembeli itu juga waktu itu lagi turun, perekonomian juga jatuh."
"Di situ sempat goyah juga mau berhenti, tapi tetap karena ada penyemangat juga dari kayak sistem keluarga atau orang-orang terdekat, makanya dia terus tetap ngelanjutin itu meskipun setiap hari pun juga kerugiannya itu juga menurut juga terlalu besar juga, tapi dia tetap konsisten nyari cara buat gimana caranya itu tetap jalan," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Gabriella)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.