TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG –- Momen unik terjadi saat seorang pengendara motor matic jenis Honda Genio terjaring kedapatan melawan arus oleh anggota Satlantas Polrestabes Palembang.

Video tersebut diunggah oleh akun Brigadir Robi Malian Zani @robimalianzani38, pada Rabu, (7/1/2026),

Momen tersebut memperlihatkan bagaimana pengendara motor tersebut mencoba mengelabui petugas dengan modus hendak membeli bunga setelah kedapatan melawan arus di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Palembang

Kejadian bermula saat Brigadir Robi menghentikan pengendara tersebut karena nekat memacu kendaraannya berlawanan arah.

Baca juga: Detik-detik Kelompok Bersajam Saling Serang di Jalan Angkatan 45 Palembang, Terdengar Suara Tembakan

LAWAN ARUS - Pengendara motor Honda Genio mencoba mengelabui petugas dengan modus hendak membeli bunga setelah kedapatan melawan arus di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Palembang
LAWAN ARUS - Pengendara motor Honda Genio mencoba mengelabui petugas dengan modus hendak membeli bunga setelah kedapatan melawan arus di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Palembang (Instagram/robimalianzani38)

Bukannya mengakui kesalahan, pria tersebut justru bersiasat dengan berdalih ingin membeli tanaman hias di pinggir jalan.

"Ngapo pak? (kenapa pak?)" tanya Brigadir Robi saat menghampiri pengendara.

"Nak beli kembang (bunga)," jawab pria tersebut singkat.

Melihat gelagat pengendara yang mencoba mencari alasan, Brigadir Robi dengan santai meladeni modus tersebut dan memintanya untuk benar-benar membeli bunga sebagai bentuk tanggung jawab atas alasan yang ia buat sendiri.

Meski sudah tertangkap basah, pengendara motor tersebut tetap berusaha mengelak dengan menunjuk ke arah belakang dan mengklaim tidak melawan arus. 

Namun, petugas tetap tegas karena memiliki bukti pelanggaran yang jelas.

"Jangan melawan arus ya, kamu melawan arus ada semua buktinya," tegas Brigadir Robi sambil mempersilakan pria tersebut memilih bunga.

"Pak de ini nak beli kembang nian pak de lajulah, aku tungguin beli kembang (Pak de ini mau beli bunga pak de silakan, aku tungguin beli bunga)."

Lucunya, pengendara tersebut sempat terlihat kebingungan dan berpura-pura menanyakan ukuran bunga kepada penjual demi meyakinkan petugas.

Baca juga: Breaking News: Ayah Korban Saling Serang Antar Kelompok Bersajam di Palembang Lapor Polisi

Brigadir Robi yang tidak terkecoh hanya menimpali dengan candaan namun tetap memberikan teguran.

"Idak apo, masih bae ngeyel kau ni (enggak apa, masih saja ngeyel kamu). Aku tungguin, pilih lah pak de, kasih yang paling mahal," sambung polisi.

Alih-alih melarikan diri, pengendara motor tersebut akhirnya "terpaksa" membeli bunga demi mempertanggungjawabkan ucapannya di depan petugas.

Brigadir Robi menegaskan bahwa masyarakat saat ini sudah cerdas dan tidak perlu lagi menggunakan alasan-alasan yang tidak masuk akal saat melanggar aturan.

"Orang ini sudah banyak yang ngerti, gak perlu banyak alasan lagi lah," ujar petugas menutup percakapan.

Pihak Satlantas Palembang kembali mengingatkan melalui  unggahannya agar masyarakat berhenti melawan arus demi keselamatan bersama. 

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya jauh lebih berharga daripada mencari jalan pintas yang membahayakan nyawa.

"POV : MELAWAN ARUS TERPAKSA BELI KEMBANG

STOP MELAWAN ARUS DEMI KESELAMATAN BERSAMA SATLANTAS PALEMBANG," tulis Robi.

Unggahan ini telah mendapatkan lebih dari 49.000 suka dan berbagai komentar dari netizen.

Sebagian besar merasa terhibur dengan interaksi tersebut, namun banyak juga yang mendukung langkah kepolisian untuk tetap menertibkan pelanggar agar kejadian serupa tidak terulang.

"Pak maaf saya ketawa sendiri," kata engganovri.

"Alhamdulillah rezeki mamang kembang," ujar prajuritsangmerah.

"Pelajaran yg bisa di Ambil : STOP Lawan Arus jika tidak ingin membeli Kembang," kata triandi_f_putra.

(*)
 

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 


 
 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.