Tribunjogja.com Yogyakarta -- Pemkot Yogyakarta merespons fenomena kemunculan aktivitas kedai kopi jalanan (street coffee) di atas Jembatan Kewek yang tengah ditutup total.
Area jembatan yang ditutup untuk persiapan proyek pembangunan ulang pada 2026 tersebut, justru disalahgunakan oleh oknum untuk membuka lapak kafe semi permanen.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menuturkan, berdasar pantauan di lokasi, setidaknya terdapat tiga tenda yang berdiri di atas aspal Jembatan Kewek, lengkap dengan kursi-kursi untuk pengunjung
Menyikapi hal tersebut, jajaran Pemkot Yogyakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praka (Satpol PP) bakal melakukan tindakan tegas berupa penertiban.
"Tadi pagi saya sudah telepon Satpol PP, supaya malam ini ditertibkan. Saya sudah hitung, ada tiga tenda kafe di sana. Malam ini saya tertibkan, tak ganti tenda Satpol PP," tandasnya, Rabu (24/12/25).
• UMK Sleman 2026 Resmi Ditetapkan Rp2.624.387 Naik 6,40 persen
Pihaknya pun secara gamblang menampik kabar yang menyebutkan bahwa aktivitas perdagangan di atas jembatan sudah mengantongi izin dari warga sekitar.
Menurutnya, area yang sengaja dikosongkan tersebut merupakan fasilitas publik yang memiliki peruntukan khusus, terlebih menjelang bergulirnya proyek besar.
"Enggak bisa (izin warga). Tadi pagi saya sudah menemui warganya, sudah ketemu juga dengan yang jual kopi di sana. Saya sudah tahu lokasinya," lanjutnya.
Hasto menjelaskan, ketegasan diambil karena lokasi Jembatan Kewek akan segera difungsikan sebagai titik penyimpanan material bangunan untuk proyek rehabilitasi.
Selain itu, lapak-lapak kopi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan masalah baru dan menghambat mobilitas alat berat maupun logistik di masa mendatang.
"Loh, kan sebelumnya enggak ada (kafe) di situ. Itu kan baru sehari munculnya. Sebelumnya kan itu jalan. Tidak bisa dipakai jualan, karena mau kita pakai untuk menaruh material proyek. Kalau dibiarkan, nanti timbul masalah baru," ucapnya.
"Nanti malam mudah-mudahan, atau paling lambat besok pagi, sudah tidak ada lagi. Gantinya nanti kopi Satpol PP (petugas yang berjaga) yang ada di situ," pungkas Wali Kota. (aka)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.