TRIBUNJABAR.ID - Beberapa waktu lalu viral kisah pengantin wanita kabur meninggalkan calon pengantin prianya jelang akad nikah.
Karena hal itu, adik pengantin wanita rela menggantikan posisi kakaknya menjadi pengantin.
Setelah ditelusuri, kini terungkap adik perempuan rela jadi pengantin menggantikan kakaknya yang kabur tersebut.
Kini kronologi kisah pengantin itu diungkap oleh tetangga.
Diketahui adik pengantin yang menggantikan kakaknya itu berinisial IH.
Ternyata IH sendiri masih gadis SMP di Sulawesi Selatan.
Ia rela menjadi pengantin menggantikan kakak perempuannya, Wilda, yang mendadak kabur jelang acara perkawinan.
Pada momen krusial itu, orang tua Wilda meminta adiknya, IH, untuk menggantikan posisi kakaknya sebagai calon pengantin.
Dengan hati yang lapang, Imelda setuju.
"Saat ditanya oleh ibunya, IH pun setuju," kata Ruki.
Akad nikah digelar di Dusun Ta'lambua, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada Selasa (11/2/2025).
Kronologi adik gantikan kakak menikah
Seorang siswi SMP di Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial IH jadi pengantin menggantikan kakaknya yang kabur pada H-1 pernikahan.
Kakak siswi SMP di Sulawesi Selatan itu memilih kabur meninggalkan acara pernikahannya karena menolak perjodohan.
Padahal pihak mempelai pria sudah diterima lamarannya oleh orang tua pihak wanita, dari keluarga siswi SMP itu.
Namun kakak siswi SMP tidak ingin menikah dengan pria yang sudah dijodohkan, sementara orang tuanya bersikukuh untuk menikahkan putrinya.
Namun hal tak terduga terjadi, kakak siswi SMP bernama Wilda kabur sehari sebelum hari H pernikahan.
Akhirnya IH, sang adik rela menggantikan kakaknya meski masih siswi SMP.
Sontak sosok IH pun menjadi sorotan publik setelah kini menikah dengan calon suami kakaknya.
IH diketahui masih duduk di bangku kelas 3 SMP.
Ia menikah dengan Asdar, lelaki yang harusnya menjadi suami Wilda.
Akad nikah digelar di Dusun Ta'lambua, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada Selasa (11/2/2025).
Tetangga IH mengatakan, pernikahan tersebut bermula dari sebuah perjodohan.
Wilda memilih kabur karena menolak menikah dengan pria bernama Asdar, calon suami yang dipilihkan keluarga.
"Awalnya dia (Wilda) tidak mau, tetapi karena orang tuanya kekeh, akhirnya dia setuju," kata tetangga IH, Ruki dikutip Tribun-medan.com dari Tribun Timur, Jumat (16/2/2025).
Kesepakatan pernikahan bermula saat keluarga Asdar datang untuk meminang Wilda di Kalimantan.
Keduanya adalah perantau di Borneo.
"Mamanya Wilda merantau di Kalimantan, Wilda ikut di sana, lamarannya di Kalimantan," ujar Ruki.
Menjelang resepsi, kedua keluarga memutuskan untuk pulang kampung.
Asdar kembali ke Kabupaten Bantaeng, sementara Wilda dan keluarganya pulang ke Desa Paitana, Jeneponto.
Namun, hal tidak diinginkan pun terjadi. Wilda melarikan diri sebelum ijab kabul dilaksanakan.
"Sehari jelang pernikahan, Wilda menolak dan kabur," terangnya.
Wilda tidak menjalani tradisi korongtigi (malam mensucikan diri).
Namun, drama cinta ini tidak berakhir di situ.
Pihak keluarga calon pengantin pria mendesak agar IH dan Asdar dipertemukan terlebih dahulu.
IH dibawa ke Bantaeng untuk bertemu Asdar.
Akhirnya, keduanya saling suka dan akad nikah tetap dilaksanakan sesuai rencana.
IH, yang telah lama menetap di Paitana bersama neneknya, masih duduk di bangku kelas 3 SMP.
Sebelumnya, kisah ini viral di media sosial, seorang adik di Kabupaten Jeneponto menggantikan kakaknya yang kabur sehari jelang akad nikah.
Kisah ini viral setelah diunggah akun Facebook Nars Dontu Vecek, yang mengunggah foto-foto pernikahan keduanya.
Dalam salah satu foto, pengantin wanita tampak mencium tangan pengantin pria.
"Perempuan ini rela dan ikhlas menjadi pengganti pengantin dari kakaknya yang dilamar," tulis Nars dalam keterangan unggahannya, Kamis (13/2/2025).
"Salut sama perempuan ini, pikirannya dewasa, buktikan ya dek kalau kamu bisa bahagia," sambungnya.
Informasi yang dihimpun, pengantin pria bernama Asdar, sementara mempelai wanita adalah Imelda yang menggantikan posisi kakaknya.
Kakak Imelda kabur diduga tidak menerima perjodohan keluarganya.
Tribun-Timur.com masih berupaya mengonfirmasi hal ini kepada keluarga mempelai wanita.
Sementara itu, unggahan ini mendapat beragam tanggapan dari warganet.
Mayoritas mendoakan pasangan tersebut bahagia selamanya.
"Ada ya kakak yang pikirannya seperti itu, kalau memang tidak mau menikah kenapa diterima?
"Lihat adikmu yang jadi korban, seharusnya dia bisa melanjutkan sekolah, namun terhalang karena harus menggantikan kamu.
"Semoga adekmu langgeng dan bahagia," tulis akun Diks Maria.