Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Selain terjadi di Pangandaran, angin puting beliung juga melanda wilayah Kabupaten Ciamis, tepatnya di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, pada Sabtu (21/12/2024) sekitar pukul 14.00.

Kejadian ini berlangsung secara tiba-tiba dan menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah rumah warga. 

Dari video amatir yang beredar di beberapa grup pesan instan, angin yang  berembus sangat kencang menerbangkan apapun yang ada.

Teriakan takbir menggema sepanjang video yang direkam warga setempat di lokasi kejadian.

Genting rumah beterbangan, dahan pohon berjatuhan, dan beberapa warga melaporkan kerusakan parah pada bangunan tempat tinggal mereka.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian ini hanya beberapa saat setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut. 

“Kami langsung mengerahkan tim ke lokasi kejadian untuk membantu warga terdampak dan melakukan asesmen kerusakan,” ujar Ani.

Menurut Ani, pihak BPBD saat ini masih mendata jumlah rumah yang rusak dan besaran kerugian yang dialami warga akibat bencana ini. 

“Kami masih dalam proses pendataan di lapangan. Fokus utama kami saat ini adalah membantu warga terdampak dan memastikan mereka mendapat bantuan darurat yang dibutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, Mumu Rohman, juga membenarkan adanya kerusakan rumah di wilayahnya akibat angin puting beliung.

“Benar, banyak rumah warga kami yang terdampak. Saat kejadian, angin datang sangat cepat, dan warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang di rumah,” ungkap Mumu.

Dalam hitungan menit, angin kencang mulai menyapu atap rumah dan merobohkan beberapa pohon besar. Warga yang panik langsung berusaha menyelamatkan diri dan keluarga mereka.

Tim BPBD yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan evakuasi, membersihkan puing-puing, dan memberikan bantuan darurat sementara kepada warga. (*)

“Benar, banyak rumah warga kami yang terdampak. Saat kejadian, angin datang sangat cepat, dan warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang di rumah,” ungkap Mumu.

Dalam hitungan menit, angin kencang mulai menyapu atap rumah dan merobohkan beberapa pohon besar. Warga yang panik langsung berusaha menyelamatkan diri dan keluarga mereka.

Tim BPBD yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan evakuasi, membersihkan puing-puing, dan memberikan bantuan darurat sementara kepada warga. (*)

Baca Lebih Lanjut
Bantu Penanganan Dampak Angin Puting Beliung, Bupati Gresik Puji Semangat Gotong Royong Warga
Deddy Humana
Peringatan Dini BMKG Berpotensi Bencana Angin Puting Beliung, BPBD Kotim Imbau Warga Waspada
Sri Mariati
Nurjanah Yunus Pastikan Pemda Proaktif Upayakan Bantuan tuk Warga Terdampak Puting Beliung 
Fandi Wattimena
Lapak Rusak Imbas Puting Beliung, Belasan UMKM di Ohoi Debut Harap Bantuan Pemda Malra
Tanita Pattiasina
BMKG H Asan Sampit Sebut Kotim Berpotensi Hujan Lebat 3 Hari ke Depan, Waspada Angin Puting Beliung
Sri Mariati
Angin Kencang Rusak Plafon Terminal Ambungan Tala, Atap Rumah Warga Takisung Pun Terbang
Hari Widodo
Gelombang Setinggi Hampir 2 Meter Terjang Pesisir di Tanahlaut, Dampak Kerusakan Rumah Kian Parah
Hari Widodo
Tertimpa Pohon Duren, Tiga Rumah Warga di Cigombong Bogor Rusak
Vivi Febrianti
Pohon Tumbang Imbas Angin Kencang Timpa Tiga Rumah Warga di Bogor
Detik
131 Rumah Rusak Akibat Bencana yang Terjadi di Pandeglang
Detik