Nasabah kini dapat menikmati kemudahan pembayaran premi melalui ekosistem digital BNI yang terintegrasi
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggandeng Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) menghadirkan solusi pembayaran premi asuransi yang lebih mudah dan efisien bagi nasabah.

Dalam kerja sama ini, nasabah Manulife dapat memanfaatkan berbagai saluran digital BNI, seperti aplikasi wondr by BNI, ATM dan e-channel lainnya, untuk membayar premi secara daring. Pembayaran premi juga dapat dilakukan secara otomatis melalui fitur "recurring payment" kartu kredit dan layanan autodebit rekening BNI.
Lebih lanjut, aplikasi wondr by BNI juga menjadi salah satu inovasi utama yang mendukung kerja sama ini. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kenyamanan kepada nasabah dalam mengakses berbagai layanan keuangan, termasuk pembayaran premi asuransi. “Dengan wondr by BNI, nasabah dapat membayar premi kapan saja dan di mana saja dengan fleksibilitas serta keamanan transaksi yang terjamin,” tambah Paolo.
Melalui sinergi antara BNI dan Manulife Indonesia, nasabah kini dapat menikmati solusi pembayaran premi yang modern, cepat, dan aman, sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital yang mendorong inklusi keuangan di tanah air.
Baca Lebih Lanjut
BNI edukasi masyarakat tentang integrasi layanan keuangan
Antaranews
Pengamat nilai wondr by BNI aplikasi perbankan digital yang mapan
Antaranews
Dorong Penggunaan QRIS, Industri Pembayaran Digital Kedatangan Pemain Baru
Sindonews
KAI dan BNI Resmikan Naming Rights Stasiun Dukuh Atas BNI
Sindonews
Prudential Indonesia bayar klaim Rp13,6 triliun di kuartal III/2024
Antaranews
BNI kenalkan inisiatif Employee Wellbeing di Culture Fest 2024
Antaranews
Niat Hindari Kendaraan, Truk Gandeng Malah Serempet Pemotor di Lamongan
Ndaru Wijayanto
Berikut Cara BNI Atasi Masalah Limbah dan Perkuat ESG
Sindonews
Detik-detik Truk Gandeng Serempet Pemotor di Jalan Nasional Babat Lamongan hingga Tewas
Januar
Kinerja Positif di Kuartal 3/2024, Prudential Indonesia Bayar 1,1 Juta Klaim Senilai Rp 13,6 Triliun
Irwan sy