TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ayah menangis histeris di hadapan pembunuh anaknya. Ayah ini menangis menanyakan alasannya membunuh anaknya padahal tidak ada salah.  

Pertemuan ayah korban dan pembunuh putranya itu diduga terjadi di sebuah kantor polisi.

Bahkan, video pertemuan ayah korban dan pelaku pun viral di media sosial.

Dalam video itu, ayah korban hanya bisa berucap sambil menangis dihadapan pelaku yang telah membunuh putranya.

Anaknya diketahui bernama Rais tewas tewas setelah kepalanya dilepar batu oleh orang tak dikenal.

Remaja berusia 13 tahun itu langsung terkapar akibat lemparan batu saat korban dan temannya melintasi jalan di Jalan Lintas Sumbawa, Lingkungan Bali Dua, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu pada Kamis malam, 14 November 2024.

Dalam video itu ayah Rais terlihat ada tiga remaja di dalam ruangan yang dibatasi jeruji besi.

Dari ketiganya, satu diantaranya terlihat duduk dilantai.

Dihadapan pelaku, tampak terlihat ayah korban yang berbicara dengan pelaku.

Dalam pertemuan itu, ayah korban hanya bisa berucap dan menangis.

"Kau bunuh anakku, anakku Umur 13 tahun SMP dibunuh sama kamu," kata sang ayah sambil menangis berucap menggunakan bahasa daerah dihadapan pelaku.

Tangis sang ayah semakin menjadi saat mengingat putranya.

"Dia anak pertama saya," kata ayah korban mengutip video akun instagram @kenakalan.ibukota, Minggu (17/11/2024).

Seorang pria berseragam polisi nampak berusaha menenangkan ayah korban.

Lelaki berseragam polisi itu terlihat memeluk ayah korban untuk menenangkannya.

KRONOLOGI

Berdasarkan keterangan Kapolsek Woja, kronologi kejadian berawal ketika korban, Rais, tengah berboncengan dengan rekannya, Raka.

Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy merah pada Kamis (14/11/2024) malam.

Saat itu, keduanya sedang melitas di sekitar Jalan Lintas Sumbawa, Lingkungan Bali Dua, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WITA.

Kemudian, saat melewati jalan yang berlubang, knalpot motor yang mereka gunakan terlepas.

Korban Rais pun turun dari motor untuk memperbaiki knalpot yang jatuh tersebut.

“Ketika Rais tengah memperbaiki knalpot, tiba-tiba dari arah belakang muncul seorang pelaku yang tak dikenal, mengendarai sepeda motor, dan langsung melemparkan sebuah batu besar yang dibungkus plastik ke arah korban.

Lemparan tersebut menghantam Rais dengan keras hingga ia jatuh ke tanah,” jelas AKP Saiful Anhar melalui Kasi Humas Polres Dompu, Iptu Zuharis, S.H.

(*/tribun-medan.com)

Baca Lebih Lanjut
TANGIS Ayah di NTB Bertemu Pembunuh Putranya yang Masih Remaja, Ditenangkan Polisi: Kau Bunuh Anakku
Septrina Ayu Simanjorang
ANAKNYA Dipaksa Sujud dan Menggonggong Oleh Ivan, Terkuak Ternyata Pekerjaan Ayah E tak Main-main
Liska Rahayu
Istri Sopir Truk Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Tolong Suami Saya, Dia Tak Tahu Apa-apa
Willy Widianto
Curhat Ibu Siswa Surabaya Anaknya Viral Disuruh Sujud dan Menggonggong, Tak Pernah Mengolok Langsung
Sarah Elnyora Rumaropen
Penjelasan TransJakarta soal Aksi Pelemparan Batu di Lenteng Agung
Detik
Ivan Sugianto yang Suruh Siswa SMA Sujud dan Menggonggong, Ternyata Punya Banyak Profesi, Apa Saja?
Tribunnews
5 Momen Desta Dapat Kejutan Spesial di Hari Ayah dari 3 Anaknya, Dapet Sertifikat Best Dad
Delta Lidina Putri
Ada Masalah Apa Antara Mbappe dan Deschamps?
Detik
Pengakuan Ayah di Majalengka yang Rantai-Gembok Leher 2 Anaknya
Detik
Jalani Sidang Tuntutan, Pengacara Supriyani Minta JPU Tuntut Bebas Kliennya: Tak Ada Bukti Kuat
Tiara Shelavie