Tahukah detikers pesawat terbang tidak bisa berjalan mundur layaknya mobil?. Lantas bagaimana cara pesawat bergerak mundur saat hendak menempatkan diri di landasan terbang?
Simak artikel ini untuk mengetahui cara pesawat berjalan mundur di bandara. Ketahui juga alasan pesawat tidak bisa berjalan mundur.
Dikutip dari situs Nasional Aviation Airline Education Center, pesawat pada umumnya hanya dibekali mesin pendorong dengan arah tenaga ke belakang sehingga hanya bisa bergerak maju. Tenaga dorong ini biasa disebut dengan thrust.
Pesawat membutuhkan alat pushback tractor atau traktor pendorong untuk berjalan mundur. Sebutan lainnya adalah pushback truck atau pushback tug.
Traktor ini biasanya lebih rendah dari pesawat sehingga tidak menyentuh bagian hidung. Cara mendorongnya adalah dengan menyambungkan pesawat dan traktor, melalui sebuah batang logam (towbar). Bagian yang didorong mundur adalah nose wheel dan roda depan pesawat.
Dalam proses ini, kendali roda dari kokpit diputus agar pesawat bisa dikendalikan traktor pendorong. Prosesnya juga membutuhkan ground handler atau awak darat yang berkomunikasi dengan penerbang dan pengemudi pushback truck lewat headset dan intercom.
Setelah mendapatkan gambaran cara pesawat mundur, mungkin muncul pertanyaan penyebab sistem pendorong pesawat tidak didesain maju-mundur.
Dikutip dari Aviation for Aviators, tenaga pendorong pesawat mundur disebut dengan reverse thrust. Namun reverse thrust tidak direkomendasikan karena menyebabkan masalah. Selanjutnya reverse thrust tidak diaplikasikan sehingga pesawat tak bisa berjalan mundur.
Berikut ini sejumlah alasan mengapa pesawat tidak didesain bisa berjalan mundur:
Jika pesawat mundur menggunakan reverse thrust, maka adakan menyedot benda-benda ke dalam mesin karena pusaran mesin sangat kuat. Jika ada benda yang masuk ke mesin, tentu bisa menyebabkan kerusakan dan biayanya mahal.
Isu polusi suara sudah menjadi kontroversi sejak lama, sehingga para pemangku kepentingan memikirkan cara menguranginya. Sementara pengoperasian power back pesawat ini sangat bising.
Masalah lainnya adalah pengoperasian power back bisa menghabiskan lebih banyak bahan bakar. Oleh karenanya, lebih hemat menggunakan bantuan pushback tractor untuk mundur.
Selanjutnya, pesawat tidak memiliki kaca spion, sehingga pilot pasti akan kesulitan melihat ke belakang. Mereka tetap membutuhkan pengamat di darat.
Reverse thrust juga bisa menyebabkan kerusakan pada benda, orang, atau bangunan di sekitarnya.
Lantas mengapa tidak mundur dengan roda pesawat? Roda pesawat tidak terhubung dengan transmisi mesin, sehingga tidak dapat menggerakkan pesawat maju maupun mundur. Namun roda bisa dibelokkan dan direm.
Dikutip dari Flying Mag, roda pesawat atau yang disebut landing gear berfungsi untuk menahan beban pesawat, menjaga jarak pesawat dengan tanah, dan mengurangi kecepatan pesawat saat mendarat.
Dengan pertimbangan ini, pesawat tidak pernah lagi didesain mampu berjalan mundur. Mesin pesawat diharapkan lebih awet serta menjamin keamanan dan keselamatan penumpang.