SURYA.CO.ID, SURABAYA- Musisi muda Surabaya, Celia Noreen, menjatuhkan hati pada musik-musik gypsy jazz. Aliran musik ini memiliki gaya yang yang riang dan asyik didengarkan.

Celia pun mengungkapkan kesukaannya pada aliran musik bergaya Perancis tersebut.

“Liriknya gypsy jazz meskipun sedih, tetap ceria. Walaupun cerita di dalamnya nyesek tapi musiknya tetap membawakannya gembira dan mengajak orang bergerak,” ungkap Celia Noreen, Jumat (20/9/2024).

Uniknya, pilihan musik Celia berbeda dari anak sekarang. Putri sulung dari seorang produser Hanz Satria ini mengaku menyukai musik-musik oldies. 

Lagu-lagu dari Etta James, David Bowie, Queen, The Beatles, Nirvana bernostalgia ke era 60 hingga 80an.

“Oldiest karena komposisi musiknya kompleks dibanding yang jaman sekarang.

Bervariasi, notasinya enggak ringan. Terbukti meski jaman dulu juga tapi musiknya bagus-bagus yang masih disukai sampai sekarang,” sebutnya.

“Tiba tiba suka aja. Mulai 2020an dengerin. Nadanya bagus,” tambah dara yang mengidolakan Ismail Marzuki dan Bing Slamet.

Dara berusia 16 tahun itu mengaku ingin mendekatkan musik jazz kepada anak muda. 

“Aku ingin mendekatkan musik jazz kepada gen Z dengan gaya lebih ringan dan menyenangkan,” sebutnya.

Album pertamanya dirilis pada akhir 2023, berjudul Prologue yang memiliki enam lagu. Ia pun bercerita saat menulis single hingga menjadi album.

Hal itu berawal dari pandemi yang mengharuskannya diam di rumah. Celia pun mengisi waktu dengan kegiatan yang disuka yakni menulis lagu.

Salah satu lagu yang ditulisnya berjudul surabaya dengan ejaan lama, Soerabaja, yang menceritakan 18 kuliner khas Surabaya.

Bahkan dalam prose pembuatan video klip, ia pun mencoba setiap menu yang terdapat dalam lagunya.

“Itu saya cari sendiri idenya. Proses pembuatan lagu satu-satu. Saya suka kuliner dengan teman dan keluarga makanan apa yang khas, yang enak saya masukkan ke lirik lagu. Pas buat video klip kenyang karena nyobain semua makanan selama dua hari,” ungkap perempuan yang juga suka melukis tersebut.

Dalam kesempatan yang sama sang ayah, Hanz Satria, mendampingi Celia dan mengungkapkan kegemaran putrinya dalam bermusik.

Ia menceritakan, Celia saat berusia enam tahun sudah ingin tampil di panggung. Hingga kemudian mulai menyukai musik saat berusia tujuh tahun.

“Mulai tiga tahun sudah gangguin main piano, lama lama suka musik dan tujuh tahun dia minta piano. Dia belajar dan waktu pandemi minta gitar dan alat lukis lengkap,” ungkap Hanz.

Kegemaran sang putri dinilai serius saat ingin membuat album. Hanz mengaku tak menyangka atas keinginan putrinya tersebut.

Dalam album pertamanya, sang ayah yang ternyata sekaligus produsernya ikut menyumbang satu lagu berjudul Pak Pos.

Hanz yang juga musisi ikut mendampingi putrinya bercerita tentang lagu tersebut.

“Ternyata yang tidak saya rilis ketika SMP, bisa dirilis dia. Saya tidak pernah ngasih referensi selera musik dia, saya tanya dengerin dari mana, dia jawab tahu dari searching. Dia memang senang lagu lama-lama,” ungkap Hanz.

Celia pun kerab tampil dengan band sejak merilis album pertamanya dan langsung dapat tawaran manggung.

Beberapa komunitas jazz juga mengundangnya untuk tampil. Seperti di Blitar yang juga ditonton pemain jazz asal Singapore, tampil di Solo dan Yogyakarya.

Belum lama ini, Celia juga manggung di event Jazz Traffic Surabaya.

“Ternyata era sekarang sambutannya baik. Saya awalnya pesimis emang masih ada yang denger. Tapi bikin (album) aja lah. Ternyata ketika on air animonya banyak yang suka. Ternyata yang diminta lama pula lagu-lagunya,” ungkap Hanz.

Baca Lebih Lanjut
Celia Noreen, Musisi Muda Surabaya yang Pikat Pendengar dengan Aliran Musik Gypsy Jazz
Ndaru Wijayanto
37 Artis di Jazz Traffic Festival 2024 Siap Guncang Empat Panggung Megah di Surabaya
Timesindonesia
Tompi Tampil dalam Jazz Traffic Festival 2024, Hibur Penikmat Musik di Grand City Surabaya
Eko Darmoko
Buka Both di Ajang Jazz Traffic Festival 2024, BRI Surabaya Beri Layanan One Day Approval Tabungan
Irwan sy
Pestapora Pertamina Fastron 2024 Lebih dari Sekadar Musik, Hadirkan Pengalaman Tiga Hari yang Tak Terlupakan
Grid.
Debut di Industri Musik, TikToker Alam Ngabret Rilis Single Perdana Berisi Pesan Cinta untuk Ibu
Sindonews
Mahasiswi di Surabaya Bunuh Diri Diduga Putus Cinta, Psikolog Ungkap Fakta Ini
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Gamelan Indonesia menggema di Festival Jazz Ekuador
Antaranews
Pestapora 2024 siap hadir dengan ratusan penampil
Antaranews
Lama Vakum, Erlyn Suzan Kembali dengan Album Pop Kepastian
Sindonews