Tawuran terjadi di Desa Parakan, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua orang terluka dalam kejadian ini, salah satunya ABG berusia 14 tahun.

"Akibat tawuran tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka," kata Kapolsek Ciomas Kompol Iwan Wahyudi, Sabtu (24/8/2024).

Peristiwa itu terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Satu korban mengalami luka ringan, satu korban lainnya mengalami luka berat.

"Korban berusia 14 tahun harus dilarikan ke RSUD Ciawi karena mengalami luka serius di punggung dan lengan akibat sabetan senjata tajam," jelasnya.

Iwan mengatakan kejadian ini melibatkan dua kelompok dari Desa Parakan dan Desa Ciomas. Kedua kelompok tersebut diketahui telah bersepakat untuk tawuran menggunakan senjata tajam.

"Jumlah pelaku diperkirakan sekitar 25 hingga 30 orang, yang datang ke tempat kejadian dengan berboncengan menggunakan sepeda motor," bebernya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Termasuk siapa pelaku yang melakukan pembacokan.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Baca Lebih Lanjut
Viral Polisi Polrestabes Medan Kena Bacok saat Tangkap Gerombolan Geng Motor, Korban Luka di Lengan
Faisal Zamzami
Gara-gara Knalpot Brong, Remaja di Bogor Tewas Saat Tawuran Antar Kampung
Vivi Febrianti
Tawuran Maut Tewaskan Satu Remaja di Bogor Dipicu Knalpot Brong
Detik
SOSOK Anggota Polisi Kena Bacok saat Tangkap Gerombolan Geng Motor di Medan, 3 Pelaku Kini Ditangkap
Septrina Ayu Simanjorang
Polisi Kejar Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja di Rancabungur Bogor
Detik
Tawuran Geng Senyap vs Army di Semarang, 1 Remaja Tewas Dibacok, Pelaku Minum Ciu Sebelum Aksi
Hanang Yuwono
Atap Rumah di Bogor Jebol Akibat Ledakan Gas, 4 Orang Terluka
Detik
Kisah Doni Dartafian Guru SMA Ciomas Bogor Sukses Lambungkan Kelompok Kesenian Kebon Awi
Naufal Fauzy
Tawuran Warga Pecah di Jakpus, Diduga karena Cekcok saat Karnaval 17-an
KumparanNEWS
Lagi-lagi Tawuran di Kampung Bahari Bikin Penumpang KRL Ngeri
Detik