TRIBUNWOW.COM - Viral rekaman CCTV yang memperlihatkan penganiayaan di sebuah Daycare atau tempat penitipan anak.

Ialah MK (2) bocah tak berdosa yang jadi korban penganiayaan oleh pemilik daycare berinisial MI.

Kecurigaan itu terjadi saat guru yang mengasuh sekaligus mengajar di tempat penitipan anak itu melihat kejanggalan dari MK.

“Ketika anak ini melihat beliau (MI), buka pintu saja, itu sudah menangis. Itu tuh saya selalu mencari tahu, kenapa sih penyebab anak ini menangis? Karena, nangisnya enggak logis banget,” ujar guru bernama Ririn (bukan nama sebenarnya), kepada Kompas.com, Rabu (31/7/2024). 

Bukan hanya itu, MK menjadi trauma masuk ke dalam ruangan tempat di mana dia diasuh saat dititipkan oleh orangtuanya. 

“Setiap ketemu sama beliau, itu sering nangis. Makanya, pas sudah tahu dari CCTV, 'oh ternyata penyebabnya ini'. Sampai anak ini enggak mau masuk ke ruangan tersebut,” ucap Ririn. 

Ririn menyebut, MI sempat menyuruh para guru keluar untuk mengajar sebelum menganiaya korban. 

Alhasil, tersisa MK dan satu bocah lain di dalam ruangan. 

Para guru mulai mengajar dari pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB. 

“Pada saat yang kejadian di CCTV itu, ya betul, seperti yang diceritakan ibunda anandanya. Saat itu, kami disuruh keluar untuk mengajar,” kata Ririn kepada Kompas.com, Rabu (31/7/2024). 

“Karena kan kami selain tugas mengasuh, menjadi guru juga di situ. Jadi, kami mengajar. Posisinya mengajar itu dari pukul 08.00 sampai pukul 11.00,” ujar Ririn lagi. 

Padahal, ungkap Ririn, seharusnya semua guru terbagi secara rata, ada yang mengajar dan ada juga yang mengasuh. 

“Iya (memang saat itu jam mengajar). Tapi seharusnya guru itu dibagi. Iya betul (ada yang mengajar dan ada juga yang mengasuh,” jelas Ririn. 

Ririn yang saat itu tidak mengetahui terjadinya penganiayaan mendapat keluhan dari MI. 

“Beliau itu cuma bilang ke kami, 'ini lho, anakmu (MK) tuh menangis terus sampai gebukin badannya sendiri',” tutur Ririn.

Namun, dia tidak langsung percaya dengan perkataan MI. 

Seusai peristiwa penganiayaan, Ririn kerap kali melihat MK menangis setiap kali bertemu MI. 

“Ketika anak ini melihat beliau, buka pintu saja, itu sudah menangis. Itu tuh saya selalu mencari tahu, kenapa sih penyebab anak ini menangis? Karena, nangisnya enggak logis banget,” ucap Ririn. 

“Setiap ketemu sama beliau, itu sering nangis. Makanya, pas sudah tahu dari CCTV, 'oh ternyata penyebabnya ini'. Sampai anak ini enggak mau masuk ke ruangan tersebut,” lanjutnya. 

Dalam rekaman CCTV yang diterima Kompas.com, MK saat itu sedang bersama bocah lainnya di salah satu ruangan sambil menangis. 

Rekaman CCTV menujukkan data rekaman diambil 10 Juni 2024, pukul 09.02 WIB. 

Tak berselang lama, seseorang yang diduga MI masuk ke ruangan. MK langsung memeluk kaki kiri MI sambil menangis histeris. 

Tanpa sebab pasti, MI langsung melakukan tindak kekerasan terhadap MK sampai bocah malang itu terjatuh. 

Tak berselang lama, MI meninggalkan MK bersama satu bocah di dalam ruangan tersebut. 

Kini, orangtua MK telah membuat di Polres Metro Depok pada Senin (29/7/2024). 

Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/1530/VII/2024/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA. (*)

Baca Lebih Lanjut
Ortu Ungkap Penganiaya Balita 2 Tahun di Depok: Pemilik Daycare
Detik
Balita Dianiaya di Daycare Depok, Korban Kerap Histeris Lihat Pelaku
Detik
Balita Dianiaya di Daycare Depok Bikin Netizen Ikut Marah
Detik
Viral Balita Dianiaya di Daycare Depok, Orang Tua Ngadu ke KPAI
Detik
Daycare di Depok Tutup Usai Heboh Dugaan Penganiayaan Balita
Detik
Geger Dugaan Penganiayaan Bayi 2 Tahun di Daycare Depok, Polisi Periksa Korban
Sindonews
Viral Balita Dianiaya di Daycare Depok, Orang Tua Lapor Polisi
Detik
Polisi Tunggu Hasil Visum Balita Diduga Dianiaya Pemilik Daycare di Depok
Detik
Daycare Depok Aniaya Balita, Pemilik Diduga Influencer Inisial MI
Aullia Rachma Puteri
Terjawab Penasaran Tetangga Selama 3 Bulan Dengar Tangis Bocah di Daycare Depok, Ternyata Disiksa
Ferdinand Waskita Suryacahya