Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Mikih, jenis ikan air tawar yang ditemukan di sungai-sungai besar yang ada di wilayah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu.
Ikan Mikih menjadi ikon daerah dan kerap ditemukan dalam motif batik khas Mukomuko
Habitat Ikan Mikih berada di hulu sungai. Namun saat akan bertelur, Ikan Mikih akan berenang dari hulu menuju ke hilir sungai.
“Biasanya habitat Ikan Mikih ini banyak di hulu sungai. Kalau mau bertelur mereka berenang ke hilir sungai,” kata Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Azbas Novian.
Untuk populasi Ikan Mikih saat ini diperkirakan menurun atau tak sebanyak di tahun-tahun sebelumnya.
Jika dulu di tahun 2010 nelayan dapat memanen Ikan Mikih hingga ratusan ekor, namun di tahun 2024 sekarang hanya puluhan ekor saja.
“Tahun 2010, mancing masih bisa dapat Ikan Mikih sampai ratusan ekor. Kalau sekarang paling puluhan ekor saja,” tutur Azbas.
Dinas Perikanan belum melakukan kajian lebih jauh soal nilai gizi Ikan Mikih ini.
Hanya saja dari penjelasan masyarakat, Ikan Mikih ini banyak mengandung protein, tapi pihaknya belum melakukan kajian sejauh itu.
“Kalau soal nilai gizinya memang kami belum melakukan kajian, tapi kalau penjelasan dari masyarakat Ikan Mikih banyak mengandung protein, pengakuan itu belum sampai ke tahap kajian secara ilmiah,” jelas Azbas.
Sementara untuk budidaya Ikan Mikih ini pernah dilakukan oleh pihaknya bekerjasama dengan pihak Balai Benih Ikan (BBI) Lubuk Pinang.
Ia bahkan terjun langsung ke lapangan untuk menangkap benih Ikan Mikih yang akan dibudidayakan.
“Kami bersama BBI pernah mencoba untuk mengembangbiakan Ikan Mikih namun dari percobaan yang dilakukan Ikan Mikih tak bisa dijinakkan. Waktu itu anak-anaknya hanya bertahan selama 1 bulan, sedangkan untuk indukan atau Ikan Mikih yang sudah dewasa dari pengamatan kami itu rentan dan mudah stress,” kata Azbas.
Azbas mengungkapkan Ikan Mikih ini memiliki nilai ekonomis tinggi. Lantaran ikan ini tak dijual per kilogram namun per ekor.
Untuk satu ekor Ikan Mikih yang memiliki telur, dengan ukuran sekitar 35 sentimeter bisa terjual mencapai Rp 400 ribu per ekor.
“Bisa mencapi Rp 400 ribu per ekor, kalau Ikan Mikih sebesar lebih kurang 35 sentimeter dan memiliki telur,” ucap Azbas.
Lebih lanjut Azbas juga menerangkan karakteristik Ikan Mikih yang tidak bisa ditebak kapan akan menuju ke hilir sungai. Namun biasanya Ikan Mikih ini akan ke hilir setelah lebaran haji.
Kemudian untuk habitat Ikan Mikih ini biasanya kerap ditemukan di Sungai Air Dikit, Air Bikuk, Selagan, Manjunto dan Bantal.
“Kami belum bisa memastikan Ikan Mikih merupakan ikan endemik atau asli dari Kabupaten Mukomuko. Di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu juga ditemukan Ikan Mikih seperti di kawasan Bengkulu Selatan juga ditemukan Ikan Mikih, namun sudah punah atau tidak ada lagi. Untuk di Mukomuko sendiri untuk saat ini jarang nelayan memancing Ikan Mikih di sungai,” beber Azbas.