JAKARTA - Satlantas Polres Jakarta Selatan menggelar Operasi Patuh Jaya 2024 di kawasan Lampu Merah Robinson Pasar Minggu , Jakarta Selatan, Senin (15/7/2024) siang. Operasi Patuh Jaya 2024 di kawasan itu dipimpin Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Yunita Natalia Rungkat.
"Ada 25 pelanggar hari ini yang kami lakukan penindakan, baik dengan teguran, peringatan, maupun penilangan manual dan elektronik. Kami lakukan juga imbauan dan edukasi pada pengendara jalan," ujar Kompol Yunita Natalia Rungkat kepada wartawan, Senin (15/7/2024).
Menurutnya, kawasan Pasar Minggu menjadi sasaran Operasi Patuh Jaya 2024 di hari pertama ini lantaran kawasan tersebut rawan terjadinya pelanggaran arus lalu lintas. Selain di kawasan Lampu Merah Robinson Pasar Minggu, petugas juga melakukan operasi di dua titik lainnya di Jakarta Selatan, yakni di kawasan Jalan Raya Fatmawati, Cilandak dan kawasan Jalan Ciputat Raya, Kebayoran Lama.
"Dari pengamatan kami di Pasar Minggu sendiri salah satunya tak menggunakan helm, lalu berboncengan lebih dari satu, lalu melawan arus, roda dua dia U Turn ini dia langsung nih bablas ke arah utara, tapi saat melihat ada keberadaan petugas melawan arusnya tak ada. Di sini adalah salah satu area rawan pelanggaran melawan arus," tuturnya.

Kompol Yunita Natalia Rungkat. Foto/Ari Sandita
Yunita menambahkan, dalam Operasi Patuh Jaya 2024 ini, setidaknya Satlantas Polres Jakarta Selatan mengerahkan 164 personelnya.
Selain itu ada tambahan 84 personel polisi yang melakukan pengaturan arus lalu lintas. Beragam reaksi dilakukan oleh pengendara yang melanggar arus lalu lintas. Namun, umumnya mereka mengakui kesalahan saat kedapatan melanggar lalu lintas.

"Mereka menghindari petugas, tadi yang (ditindak) boncengan lebih dari satu. (Petugas) Memberikan imbauan dan peringatan, mereka mengakui dan ke depan tak akan mengulanginya lagi. Ini untuk keselamatan bersama, kesadaran diri sendiri juga pengguna jalan lainnya," katanya.Selain itu ada tambahan 84 personel polisi yang melakukan pengaturan arus lalu lintas. Beragam reaksi dilakukan oleh pengendara yang melanggar arus lalu lintas. Namun, umumnya mereka mengakui kesalahan saat kedapatan melanggar lalu lintas.

"Mereka menghindari petugas, tadi yang (ditindak) boncengan lebih dari satu. (Petugas) Memberikan imbauan dan peringatan, mereka mengakui dan ke depan tak akan mengulanginya lagi. Ini untuk keselamatan bersama, kesadaran diri sendiri juga pengguna jalan lainnya," katanya.
Baca Lebih Lanjut
25 Pelanggar di Jaksel Ditindak di Operasi Patuh, Mayoritas Tak Pakai Helm
Detik
Satlantas Polres Jakbar sosialisasikan Operasi Patuh Jaya 2024
Antaranews
Polda Metro Jaya kerahkan 2.938 personel dalam Operasi Patuh Jaya 2024
Antaranews
Polres Sampang Gelar Operasi Patuh Semeru 2024, Ini Daftar 10 Target Pelanggaran yang akan Ditindak
Taufiq Rochman
Jadwal Operasi Patuh Telabang 2024 di Palangka Raya, ini Kata Kasatlantas Kompol Salahiddin
Nia Kurniawan
Satlantas sasar pusat keramaian untuk sosialisasi Operasi Patuh Jaya
Antaranews
Pelanggar Operasi Patuh Bakal Ditindak dengan E-TLE hingga Tilang Manual
Detik
Target Operasi Patuh di Bogor: Pengendara di Bawah Umur-Lawan Arus
Detik
Catat! Operasi Patuh Digelar Mulai Hari Ini, Ada 14 Pelanggaran yang Diincar
Detik
65 Personel Polres Wajo Diturunkan di Operasi Patuh Jaya 15 Juli 2024, Catat Titiknya
Sukmawati Ibrahim