TRIBUNJATIM.COM - Keluarga pesepakbola Irfan Bachdim menjadi sorotan.
Ini karena keberanian anak keduanya pulang ke Indonesia dari Belanda seorang diri.
Padahal anak kedua Irfan dan Jennifer Bachdim tersebut masih berusia 10 tahun.
Kenji, anak kedua Irfan tak ditemani orangtua saat terbang dari Belanda ke Indonesia.
Publik merasa takjub Kenji yang baru 10 tahun namun memiliki keberanian yang luar biasa.
Hal ini terlihat dari unggahan Jennifer Bachdim di Instagram pribadinya.
Ia membagikan momen kepulangan Kenji yang belajar sepak bola di luar negeri.
Kenji sendiri memiliki impian menjadi pemain professional seperti sang ayah.
Ibu empat anak ini mengakui putranya itu sangat pemberani.
"Kenji, kami sangat bangga denganmu. Kamu adalah anak pemberani, pindah ke negara baru, belajar bahasa dan terbang sendirian dari Belanda ke Bali!!! Kamu luar biasa anakku!!!" tulis Jennifer Bachdim dalam Bahasa Inggris yang telah diterjemahkan, dikutip dari Tribun Trends pada Sabtu (13/7/2024).
Dalam keterangan itu, Jennifer mengatakan jika putranya itu sudah tinggal di Belanda bersama kakak dan adik iparnya.
"Kami telah bicara selama beberapa tahun tentang kemungkinan dia pergi ke Eropa untuk bermain sepak bola, tapi saya berpikir mungkin itu nanti ketika umurnya 12 tahun.
Jennifer dan Irfan sangat kagum dengan tekad Kenji tersebut.
Keinginan Kenji itu dilakukan tanpa paksaan mereka sebagai orang tua.
"Dia memohon untuk tetap tinggal di Eropa agar bisa main di klub sepak bola profesional di sana. Sejujurnya bulan ini adalah ujian kecil untuk melihat bagaimana usaha dan dia tampil dengan luar biasa," jelasnya.
Postingan tersebut pun langsung ramai komentar yang memuji keberanian Kenji.
Jennifer Tak Masalah Jadi Tulang Punggung saat Irfan Bachdim Nganggur
Di sisi lain, Jennifer Bachdim tidak masalah menjadi tulang punggung saat suaminya, Irfan Bachdim menganggur.
Namun, Jennifer Bachdim tidak mempersoalkan bila harus menggantikan Irfan Bachdim mencari nafkah.
"Jadi sekarang Irfan belum bekerja lagi" tanya Melaney Ricardo dikutip dari YouTube Melaney Ricardo.
"Enggak," jawab Jennifer.
Oleh sebab itu, selama Irfan belum bekerja lagi, Jennifer yang berperan sebagai orang yang mencari nafkah di keluarga mereka.
"Aku rasa itu benar-benar enggak apa-apa. Irfan sudah bekerja sejak kita bersama," ucap Jennifer.
"Aku pikir itu enggak apa-apa buat dia istirahat, menghabiskan waktu dengan anak-anak," sambungnya.
Jennifer ingat, selama ini suaminya hanya di rumah selama satu minggu, bahkan ketika dia melahirkan anak.
"Dia selalu pergi setelah satu minggu (di rumah), satu minggu setelah bayi lahir. Setelah satu minggu dia kembali kerja," tutur Jennifer.
Namun kini Jennifer hanya bersyukur, karena selain bisa beristirahat, Irfan juga jadi memiliki kesempatan memperkuat ikatan dengan anak-anak.
"Sekarang dia bisa punya bonding dengan anak-anak, dan anak-anak benar-benar membutuhkannya," kata Jennifer.
"Aku pikir, itu sekarang lebih penting dibanding memikirkan menghasilkan uang," lanjutnya.
Jennifer juga mengatakan tak membutuhkan hidup mewah dengan barang barang mahal.
Bagi dia dan Irfan, tujuan mereka bekerja adalah bisa cukup memberikan kehidupan yang baik untuk anak-anak.
"Kami tidak butuh super kaya, kami hanya bekerja untuk mendapat hidup yang baik untuk anak-anak kami," tutur Jennifer.
"Dan aku ingin anak-anak juga tetap rendah hati," imbuhnya.