Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sopyah Supriatin (22) menjadi sosok wanita tangguh asal Kabupaten Indramayu. Ia rela mengubah penampilan bak seorang pria demi bekerja kuli bangunan.
Mulai dari pakaian hingga potongan rambut, Sopyah ubah untuk memudahkannya bisa diterima bekerja.
Semua itu ia lakukan demi bertahan hidup bersama adiknya, Samsul Ramadan (15).
Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di atas tanah bekas kuburan China di Blok Bong, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Ibu mereka sudah meninggal dunia karena sakit beberapa bulan lalu, sampai akhirnya Sopyah dan Samsul berpisah dengan ayah dan dua saudaranya.
Adik bungsunya mereka, Juwita kini tinggal dengan kakak pertama yang telah berkeluarga di Jawa Tengah, sedangkan sang ayah harus merantau ke luar kota untuk mengadu nasib ke Kalimantan.
Di rumah tersebut kini tinggal Sopyah dan Samsul saja.
Sebagai kakak, Sopyah lah yang menanggung semua kebutuhan agar ia dan Samsul bisa bertahan hidup.
Hari ini, Sopyah dan Samsul kedatangan tamu istimewa.
Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar sengaja berkunjung setelah kisah Sopyah viral.
Fahri bertemu langsung dengan Sopyah dan juga Samsul, kebetulan hari ini adik mereka Juwita juga sedang pulang ke rumah.
Pada kesempatan itu, Kapolres Indramayu juga membawa hadiah berupa gerobak es teh manis untuk Sopyah agar ia bisa berjualan.
“Sopyah ini sebenarnya adalah perempuan, tapi ia mencoba untuk mengubah identitasnya sebagai laki-laki, jadi perjuangan Sopyah ini sangat luar biasa,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (5/6/2024).
Fahri mengatakan, keluarga besar Polres Indramayu dalam hal ini sangat terkesan dengan kisah hidup yang dilalui oleh Sopyah yang berjuang untuk bertahan hidup bersama adik-adiknya.
Oleh karenanya, diputuskan para anggota Polres Indramayu berinisiatif menggalang dana lewat aksi sedekah.
Sedekah yang berhasil terkumpul kemudian disumbangkan dalam bentuk gerobak es teh untuk Sopyah.
Dengan harapan ia bisa berjualan dan mencukupi kebutuhannya sehari-sehari.
Tidak sampai disitu, Kapolres Indramayu juga akan menyediakan lapak atau tempat untuk Sopyah berjualan di tempat yang ramai.
“Kami sudah tugaskan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas karena untuk berjualan ini dibutuhkan tempat di keramaian,” ujar dia.
Pada kesempatan itu, Fahri juga mendoakan agar usaha es teh yang akan dilakukan Sopyah berjalan dengan lancar dan mendapat untung yang besar.
Sopyah sendiri mengaku sangat senang bisa mendapat hadiah tersebut.
Ia bahkan mengaku tidak menyangka akan mendapat gerobak es teh untuk berjualan.
Apalagi, hadiah tersebut sudah lengkap dengan peralatan dan bahan baku untuk membuat es teh.
Usai mendapat hadiah tersebut, Sopyah mengaku mulai hari ini akan langsung berjualan.
“Enggak nyangka banget dapat hadiah begini, terima kasih banyak bapak Kapolres Indramayu,” ujar dia.