TRIBUNTIMUR.COM, WAJO - Dua bocah tenggelam di Sungai Walanae Paddupa, Kelurahan Paddupa, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo ditemukan.

Dua korban inisial AK (13) dan F (11) ditemukan meninggal dunia.

Keduanya ditemukan usai dicari kurang lebih satu hari oleh Tim SAR gabungan.

AK (13) ditemukan lebih dulu, jaraknya 12 kilometer dari titik tenggelam, Jumat (29/5/2026) sekira pukul 09.25 Wita.

Korban mengapung di aliran Sungai pada titik kordinat 4°09'11.1" S, 120°06'02.8" E

Sekitar 2 jam berselang, F (11) juga ditemukan mengapung di permukaan air Sungai Walanae sekira pukul 11.30 Wita.

Berjarak 2,9 kilometer dari titik awal, atau sekitar lingkungan Tampangeng.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin mengemukakan pencarian korban melibatkan puluhan Tim SAR.

"Setelah dilakukan pencarian selama kurang satu hari, alhamdulillah tim SAR dibantu aparat dan warga menemukan kedua korban, kondisi meninggal dunia," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com.

Dikatakan, korban pertama terlebih dahulu dibawa ke RSUD Lamaddukkelleng.

"Korban yang pertama ditemukan dibawa ke RSUD terlebih dahulu, langkah itu dilakukan untuk memastikan identitas asli, sebab peristiwa ini ada dua korban," ujarnya.

"Setelah dilakukan autopsi serta pemeriksaan medis, korban pertama benar identitas AK (13) dan korban kedua yakni F (11)," lanjutnya.

Setelah proses selesai, kedua korban dibawa ke masing-masing rumah duka.

"Di bawa ke rumah duka, Jl Cendana Sengkang. Kedua korban bertetangga dan punya hubungan keluarga," jelasnya.

Andi Hasanuddin menjelaskan, saat ini korban juga telah dikebumikan.

"Tadi selesai Ashar dikebumikan," ucapnya.

Sehubungan ditemukannya kedua korban, Operasi SAR gabungan resmi ditutup.

"Kami turut berduka cita atas kejadian ini, semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan," katanya.

Di samping itu, petugas kepolisian sempat mengambil keterangan dari saksi, termasuk rekan korban.

"Betul, pengakuan salah satu rekan korban sempat melihat terbawa arus yang sangat deras, sebelum dinyatakan tenggelam," kata Kapolsek Tempe, IPTU Irwan Taufik terpisah.

Kejadian sekira pukul 15.00 Wita, korban berinisial A (13) dan F (1).

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin membenarkan kejadian tersebut.

"Betul, kejadian sekira pukul tiga sore tadi, dua bocah tenggelam di Sungai Walannae," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com.

Lanjut, dirinya mengungkap kronologi kejadian.

Dikatakan, dua bocah terseret arus saat mandi di sungai bersama 4 rekannya.

"Peristiwa bermula saat enam anak datang mandi bersama di aliran Sungai Walennae, termasuk kedua korban," urainya.

"Saat sedang mandi, kedua korban memberanikan diri berenang sampai ke area tengah sungai. Namun, derasnya arus membuat keduanya kehilangan kendali dan terseret," sambungnya.

Kemudian, kata Andi Hasanuddin korban terakhir kali terlihat 150 meter dari titik awal.

"Sempat dilihat rekan lainnya sekira 150 meter dari lokasi awal, terbawa arus sangat deras dan kemudian hilang dari permukaan air," katanya.

Saat ini, Tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian dibantu warga setempat.

"Kami turunkan puluhan personel gabungan melakukan pencarian sembari membangun posko di sekitar lokasi," jelasnya.

"Terlebih dahulu kami kumpulkan data, mengambil keterangan saksi dan memetakan titik awal kordinat terakhir. Water rescue dan perlengkapan lainnya juga diturunkan," tandas Andi Hasanuddin(*)

Baca Lebih Lanjut
2 Bocah Tenggelam saat Mandi di Sungai Walanae Wajo , SAR Gabungan dan Warga Mencari
Ansar
Dua Anak Tenggelam di Sungai Bossolo Maros, Satu Meninggal Dunia
Alfian
Korban Tenggelam di Sungai Bakongan Ditemukan Meninggal Dunia
Nurul Hayati
Ikut Bersihkan Jeroan Hewan Kurban, 2 Bocah Pemalang Tewas Tenggelam di Sungai
Detik
Hasil Olah TKP 4 Bocah Tenggelam di Sungai Kedungsulur Ponorogo, Polisi: Tidak Bisa Berenang
Alga W
Ditemukan Meninggal, Bocah Perempuan di HST Ini Diduga Tenggelam Saat Ditinggal Sendirian di Rumah
Hari Widodo
Hingga Senin Sore, Korban Hanyut di Irigasi Desa Wage Wajo Belum Ditemukan
Imam Wahyudi
Niat Cuci Jeroan Sapi di Sungai, Panitia Kurban di Palembang Tewas Tenggelam
Ardhi Sanjaya
Suami Tenggelam Saat Cuci Babat di Anak Sungai Musi, Istri Bingung Nasib 4 Anaknya yang Masih Kecil
Kharisma Tri Saputra
Bocah 5 Tahun di Meranti Pamit Bawa Umpan Siput Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Melibur
Ariestia