Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Upaya menjaga kelestarian ekosistem laut dilakukan para nelayan di Kota Kupang dengan menenggelamkan puluhan rumah ikan di sejumlah titik perairan.

Program tersebut dilakukan oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Angsa Laut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi laut dan perubahan iklim yang mulai berdampak pada kehidupan nelayan.

Ketua KUB Nelayan Angsa Laut, Muhammad Mansyur Doken yang akrab disapa Dewa mengatakan rumah ikan tersebut dibuat menggunakan media bambu dan ditenggelamkan ke dasar laut untuk menjadi habitat baru bagi ikan dan terumbu karang.

"Kami membuat rumah ikan dengan media bambu dengan ukuran dua meter persegi dan lebar 1,50 meter lalu ditenggelamkan ke laut," kata Dewa, Sabtu 16 Mei 2026.

Baca juga: Wawali Kota Kupang Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Panti Asuhan Holy Angel

Menurutnya, hingga saat ini rumah ikan telah ditempatkan di beberapa titik perairan Kupang. Pada dua titik pertama masing-masing terdapat delapan hingga sepuluh rumah ikan, sementara di titik lainnya sebanyak tujuh unit.

"Saat ini usia rumah ikan itu sudah lumayan lama, ada yang tujuh bulan dan ada yang sudah satu tahun lebih," ujarnya.

Dewa mengaku inisiatif tersebut lahir dari pengalaman para nelayan yang mulai merasakan dampak perubahan iklim terhadap kondisi laut dan hasil tangkapan ikan.

Karena itu, pihaknya berinisiatif menciptakan ekosistem buatan yang diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan biota laut.

Ia berharap rumah ikan yang telah ditenggelamkan itu dapat menjadi tempat berkembangnya terumbu karang serta menjadi habitat baru bagi ikan-ikan di perairan Kupang.

"Kami belajar dari perubahan iklim. Harapannya rumah ikan ini bisa menjadi salah satu ekosistem laut baru yang bermanfaat untuk terumbu karang dan ikan-ikan," pungkasnya. (rey)

Baca Lebih Lanjut
Stok Melimpah, Harga Ikan di Pasar Randomayang Pasangkayu Kini Rata-rata Rp35 Ribu per Kilogram
Nurhadi Hasbi
Kronologi Nelayan Karimun 4 Hari Terombang Ambing Hingga Malaysia, Iskandi Terpaksa Minum Air Laut
Septyan Mulia Rohman
Langka! Terekam Ikan Berenang Mundur di Kedalaman 260 Meter Laut Arktik
Detik
Intercity Evergreen jaga warisan ekosistem bola basket di Indonesia
Antaranews
Terjangan Rob di Pesisir Kendal Tak Ganggu Tangkapan Nelayan
Vito
Nelayan yang Hilang di Pantai Baru Ternyata Baru Melaut 3 Kali
Hari Susmayanti
Cegah Kerusakan Ekosistem, Petugas Gabungan Tangkap Ikan Sapu-sapu di Kali Ciliwung Pademangan Jakut
Jaisy Rahman Tohir
3 Hari Hilang di Laut, Nelayan Lasalimu Buton Ditemukan Meninggal Dunia di Selat Wakatobi
Desi Triana Aswan
Pencarian Hari Kedua Nelayan Pantai Baru: Tim SAR Gunakan Drone Thermal dan Jukung untuk Sisir Laut
Hari Susmayanti
Ada Apa dengan Wajo, Garis Pantai 103 Kilometer Tapi Impor Ikan dari Sulbar
Imam Wahyudi