TRIBUNJATIM.COM - Nasib seorang polisi wanita (polwan) Brigpol Isyebel Tehusalawany digerebek oleh suaminya Brigpol Rony Loupatty saat sedang bersama pria lain.
Polwan itu digerebek saat berada di sebuah rumah di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku.
Suami, Brigpol Rony Loupatty merupakan anggota Brimob Polda Maluku.
Brigpol Rony menggerebek istrinya pada Sabtu (9/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIT.
Baca juga: Daftar 108 Perwira Kena Mutasi Polri, 9 Kapolda Diganti hingga 1 Polwan Jabat Karolemtala Stamarena
Informasi yang diterima TribunAmbon.com, Brigpol Rony bersama anggota Provos Satbrimob Polda Maluku dan personel Polsek Nusaniwe mendatangi rumah Bryan Maahury yang diduga menjadi selingkuhan sang Polwan di kawasan Kudamati.
Setibanya di lokasi, aparat kemudian meminta izin kepada orang tua Bryan untuk membuka pintu kamar yang berada di dalam rumah tersebut.
Namun, proses pembukaan kamar berlangsung cukup lama.
Lebih dari 30 menit, pintu kamar baru berhasil dibuka.
Saat pintu terbuka, semua yang berada di lokasi dibuat terkejut.
Di dalam kamar ditemukan Brigpol Isyebel Tehusalawany sedang bersama Bryan Maahury.
Keduanya kemudian langsung diamankan dan dibawa ke Pos Polsek Nusaniwe guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Bryan Maahury mengaku telah beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri dengan Brigpol Isyebel.
Pengakuan tersebut memperkuat dugaan adanya hubungan terlarang antara keduanya.
Selain itu, Brigpol Isyebel juga disebut sering menginap di kamar Bryan.
Dalam pemeriksaan awal, disebutkan hubungan badan antara keduanya telah terjadi sebanyak tiga kali.
Kasus dugaan perselingkuhan ini kini telah dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku untuk diproses sesuai aturan disiplin dan kode etik Polri.
Sementara itu, Brigpol Isyebel Tehusalawany saat dikonfirmasi TribunAmbon.com membantah sejumlah informasi yang beredar.
Ia menegaskan dirinya bukan ditemukan di dalam kamar bersama Bryan, melainkan berada di area tangga rumah.
"Lebih tepatnya di rumah, bukan di dalam kamar. Lokasinya di lantai dua itu kamar, di bawahnya ruang tamu, jadi saya dan Bryan duduk-duduk di tangga," ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Menurutnya, saat pintu diketuk oleh suaminya bersama anggota Provos, dirinya dan Bryan langsung keluar secara baik-baik.
Ia mengaku memiliki masalah rumah tangga dengan suami.
"Ada permasalahan saya dengan suami," katanya.
Isyebel juga membantah pengakuan Bryan terkait dugaan hubungan badan.
"Soal pengakuan Bryan itu tidak benar. Pengakuan yang sebenarnya itu tiga kali bertemu dengan saya, bukan tiga kali berhubungan," jelasnya.
Ia menegaskan dirinya hanya datang ke rumah Bryan lalu kembali pulang dan tidak pernah menginap.
Meski demikian, Isyebel membenarkan bahwa penggerebekan tersebut dilakukan oleh suaminya bersama sejumlah anggota Provos.
TribunAmbon.com juga berupaya mengonfirmasi Brigpol Rony Loupatty terkait penggerebekan tersebut, namun belum dijawab.