Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Gudang toko sembako di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, terbakar pada Minggu (10/5/2026) malam. 

Dua orang, yaitu, pemilik toko sembako, Aldo Fuhardana Putra (27) dan karyawan toko sembako, Farel Rahmadani (19), mengalami luka bakar dalam peristiwa itu.

Aldo mengalami luka bakar pada lutut ke bawah kaki kanan dan kaki kiri dan luka kemerahan di tangan kanan dan tangan kiri dengan prosentase luka bakar sekitar 10 persen. 

Aldo sempat dirawat di RS Aulia Sutojayan dan kemudian dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. 

Sedang Farel menderita luka ruam kemerahan di pergelangan tangan kiri dan kaki kiri.

Baca juga: Anggaran Belum Turun, Kelanjutan Pembangunan Gedung Baru LP Blitar Tahun Ini Belum Jelas

Pemilik dan Karyawan Alami Luka Bakar

Farel juga sempat dibawa ke RS Aulia Sutojayan untuk mendapat penanganan medis, namun langsung diperbolehkan pulang.

"Ada dua orang mengalami luka dalam peristiwa kebakaran gudang toko sembako. Kedua korban langsung mendapat penanganan medis," kata Kasi Pemadam Kebakaran Penyelamatan dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, Senin (11/5/2026).

Selain mengakibatkan dua orang luka, peristiwa kebakaran juga menghanguskan sejumlah bahan pokok, mobil Suzuki Carry, dan tabung elpiji di gudang toko sembako.

"Untuk nilai kerugian masih dihitung. Pemilik gudang masih dalam perawatan di rumah sakit," ujarnya.

Tedi mengatakan, gudang toko sembako yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan dinding kawat dan rangka almunium ukuran 3 meter x 8 meter. 

Baca juga: Obrolan Terakhir Haerul Anggota BPK dan Bupati Sebelum Wafat karena Kebakaran, Ingin Bangun Masjid

Diduga Dipicu Kabel Mesin Pompa

Api yang menyebabkan kebakaran diduga berasal kabel mesin pompa yang digunakan untuk memindahkan minyak goreng dari tangki ke atas tandon yang berada disebelah barat berjarak kurang lebih 1 meter dari gudang.

Korban sempat melihat kabel mesin pompa putus dan dalam kondisi terbakar.

Kabel yang putus dalam keadaan terbakar jatuh ke tumpukan kardus mie instan yang ada di dalam gudang sembako.

Api kemudian merambat ke arah tumpukan tabung elpiji 3 kilogram dan tumpukan beras kemasan.

"Korban mengalami luka bakar saat berusaha menyelamatkan sembako di dalam gudang," katanya.

Dikatakannya, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api di lokasi. 

Petugas membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk memadamkan api yang membakar gudang sembako.

Kapolsek Lodoyo Timur Polres Blitar, AKP Nur Wasis mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. 

Dari hasil pengecekan Tim Inafis Polres Blitar, konsentrasi api paling parah berada di lokasi tangki penyimpanan minyak goreng di gudang.

"Ada titik yang terbakar lebih parah, informasi di tempat tangki minyak goreng. Tapi, masih dilakukan pemeriksaan mendalam oleh Inafis," katanya. 

Baca Lebih Lanjut
Panik Lihat Api Membesar, Karyawan Ungkap Detik-Detik Kebakaran Ruko di Jalan TVRI Nunukan
Amelia Mutia Rachmah
Geger Pemilik Toko Kelontong Pekalongan Ditemukan Terkapar Penuh Luka, Korban Kekerasan?
Deni setiawan
Kasus Kebakaran Gedung Terra Drone, Ahli Sebut Pemilik Harus Ikut Tanggung Jawab
Malvyandie Haryadi
Kebakaran Pasar Harum Manis Banjarmasin Capai Kerugian Rp15 Miliar, Perumda Pasar Lakukan Pendataan
Hari Widodo
Sepeda Motor Karyawan PNM Raib Digondol Maling di Hamparan Perak, Aksi Pelaku Terekam CCTV
Randy P.F Hutagaol
Mahasiswi di Biak Ditangkap Polisi Usai Tipu Toko Pakai Bukti Transfer Palsu
Marius Frisson Yewun
Sinopsis Film Strange Snack Shop Jeoncheondang, Ra Mi Ran Jadi Pemilik Toko Camilan Pengabul Keinginan
Nesiana
Dua Gudang PT Sari Malalugis di Bitung Terbakar, Sudah Sepuluh Tahun Tak Beroperasi
Alpen Martinus
9 Unit Kendaraan Berjibaku Padamkan 2 Gudang Terbakar di PT Sari Malalugis Kota Bitung
Glendi Manengal
Bos Toko Emas di Kendal Rugi Rp 16 Juta karena Pelanggan Jual Kalung Palsu setelah Beli yang Asli
Ani Susanti