BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Baru sekitar lima bulan berdiri, Warung Delima di Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara mulai menarik perhatian pecinta kuliner, Minggu (12/4/2026).
Warung makan ini didirikan oleh Mbak Eka bersama adiknya dengan tujuan sederhana, yakni memperkenalkan masakan khas Jawa di tengah masyarakat Banjar.
“Awalnya ingin mengenalkan masakan Jawa saja,” ujar Mbak Eka.
Meski sekitar warungnya berlatar belakang masyarakat Banjar, mereka justru melihat peluang dari ragam kuliner nusantara yang belum banyak tersedia di kawasan tersebut.
Lokasinya yang strategis, sekitar KM 114 dari titik nol Banjarmasin dan berdekatan dengan Bank Mandiri Cabang Pembantu Rantau, turut menjadi nilai tambah.
Kini, Warung Delima mulai dikenal oleh para pekerja di sekitar lokasi sebagai alternatif makan siang dengan cita rasa berbeda.
Baca juga: Gelar Tradisi Malibbu Kampong, Langkah Strategis Tanahbumbu Perkuat Sektor Pariwisata dan Ekonomi
Warung Delima di Rantau Kiwa menawarkan berbagai menu khas Jawa dengan cita rasa yang disesuaikan lidah lokal.
Salah satu menu favorit pelanggan adalah capcay dengan ciri khas rasa yang lebih pedas dibandingkan tempat lain.
“Capcay di sini memang dibuat lebih pedas,” kata Mbak Eka.
Selain itu, nasi pecel juga menjadi daya tarik karena menggunakan bumbu racikan sendiri, bukan membeli dari pasar.
Untuk menu lain seperti nasi campur dan lalapan, Warung Delima menjaga kualitas bahan, terutama bumbu yang selalu dibuat sendiri.
Pilihan lauk yang tersedia antara lain ayam dan ikan, yang disajikan segar setiap hari.
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)