Kisruh pelanggan dengan sopir ojek online kembali terjadi. Kali ini seorang wanita di Tangerang diduga kabur tidak mau membayar pesanan makan Rp 110 ribu sampai marah ketika ditagih.
Pertikaian antara pelanggan dengan sopir ojek online memang sering terjadi. Belum lama ini sebuah unggahan video memperlihatkan seorang wanita di Tangerang berselisih dengan seorang sopir ojek online (ojol).
Berdasarkan informasi yang beredar, ojol dari aplikasi Grab mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika mengantarkan makanan pelanggan ke kawasan Kunciran jaya, Pinang, Tangerang pada Senin (23/3). Diketahui pelanggan yang memesan adalah seorang wanita bernama Trya Rasya yang cukup aktif di TikTok. Wanita tersebut pesan KFC dengan total senilai Rp 110.000, lapor akun TikTok @ayoindonesia.com (25/3).
Wanita di Tangerang diduga tidak mau membayar pesanan makannya lewat ojol. Foto: TikTok @ayoindonesia.com
|
Awalnya proses pemesanan makanan berjalan normal sampai sopir ojek online yang tidak diketahui namanya tiba di lokasi. Sesampainya di tujuan, wanita tersebut mengambil makanan lalu langsung masuk ke dalam rumah tanpa langsung membayar makanan.
Tyra sendiri memilih pembayaran tunai (cash) di mana biasanya pesanan akan dibayar ketika diterima pelanggan. Ojol ini pun sempat menunggu sekitar 15 menit, tetapi pelanggan masih belum keluar rumah dan membayar pesanannya.
Ketika ditagih, pelanggan wanita itu justru berdalih tidak punya uang, sementara pesanan makannya sudah hampir habis dimakan olehnya dan sang anak.
Situasi memanas ketika ojol tersebut mencoba meminta haknya tetapi wanita itu justru emosi dan mengusir sopir tersebut.
Insiden ini sampai menarik perhatian warga sekitar. Menurut laporan dari ayoindonesia.com, aksi ini bukan pertama kalinya terjadi. Diduga pelanggan wanita tersebut sudah beberapa kali melakukan hal serupa yaitu memesan makanan, memakannya, tetapi tidak bayar. Namun warga setempat kesulitan bertindak karena yang bersangkutan merupakan warga asli lingkungan tersebut.
Unggahan ini lantas viral memicu reaksi beragam dari banyak orang. Banyak netizen merasa kasihan dengan sopir ojek online karena tidak dibayar.
Sejumlah netizen juga memberi pendapat agar pihak aplikasi ojek online membenahi sistem mereka.
Seorang netizen berkomentar, "Gimana toh gak kasihan sama abang ojolnya dia juga kerja buat kasih makan keluarganya, itu kelewatan."
"Yang begini jangan dinormalisasikan, akan ada korban selanjutnya jadi dilaporkan saja ke pihak kepolisian," jelas netizen lain.
Begini kronologi dari pihak pelanggan tersebut. Foto: TikTok @kekasihyohanes
|
Usai unggahan video tersebut viral, wanita tersebut mengklarifikasi. Lewat unggahan di story TikTok @kekasihyohanes, pelanggan bernama Trya membalas pesan dari kerabatnya sambil menceritakan kronologi dari sisinya terkait insiden tersebut.
Ia mengaku sempat pesan makan dan makanannya sudah habis sebelum dia bayar. Sejak awal memang ia berniat untuk bayar via tranfer bank.
"Nah si mas ojolnya nunggu depan kosan sambil marah-marah karena takut gak aku bayar. Aku bilang "Mas nya pulang aja dulu nanti aku transfer setelah mas di rumah" eh aku difitnah kagak mampu bayar makan sambil direkam + goyang-goyang pintu pager kosan," ujarnya.
Tampaknya kesal dengan perilaku ojol tersebut, ia meminta ojol lanjut kerja menarik penumpang lainnya dan meminta tip ke pelanggan lain supaya uangnya balik.
"Terus aku bilang kalo uangnya mau cepetan suruh lanjut Grab lalu minta tips ke customers yang lain buat nutupin 110k itu, malah dia main rekam aja, kocak banget gak sih, uang 110k kayak 10 juta aja," lanjutnya.
Namun kini, insiden viral tersebut tampaknya sudah berhasil diselesaikan oleh pihak aplikasi ojek online atau Grab Indonesia.
Dalam kolom komentar, pihak Grab Indonesia mengungkap mereka telah menerima laporan terkait insiden ini dan sudah menindaklanjutinya. Menurut pihak Grab, dana telah berhasil dikembalikan ke akun mitra pengemudi (sopir ojol),
"Sesuai dengan ketentuan penggunaan layanan Grab, kami juga telah menonaktifkan akun pemesan tersebut. Grab berkomitmen untuk terus memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna, termasuk Mitra Pengemudi, sebagai prioritas utama dalam setiap layanan di aplikasi Grab. Terima Kasih," ujar pihak Grab Indonesia.
Lewat unggahan terbaru di story TikTok pelanggan Trya, dirinya juga mengaku sudah berdamai dengan sopir ojek online.
"Aku dan ojol tersebut sudah berdamai ya guys," tulisnya.

