TRIBUNSTYLE.COM – Kabar duka datang dari keluarga penyanyi Anji. Ibunda tercintanya, Siti Sundari, meninggal dunia pada Kamis (26/3/2026).
Prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh haru, di mana sikap tegar Anji menjadi perhatian, terutama saat ia memberi semangat kepada sang kakak, Erie Prasetyo.
Jenazah Siti Sundari dimakamkan di TPU Mangun Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (27/3/2026) pagi. Rombongan tiba sekitar pukul 09.20 WIB, disambut suasana duka dari keluarga dan kerabat yang hadir.
Dalam prosesi tersebut, Anji bersama Erie Prasetyo turun langsung ke liang lahat untuk mengantarkan sang ibu ke tempat peristirahatan terakhir. Meski berusaha tegar, raut wajah Anji terlihat sembab dan beberapa kali ia menyeka air mata.
Di sisi lain, Erie tampak sangat terpukul atas kepergian ibundanya. Melihat kondisi sang kakak, Anji pun mencoba menguatkan dengan pesan yang menyentuh agar tetap tegar dan menjalankan tugas terakhir.
"Kuat ya. Jangan nangis ya, Rie. Nanti lu yang adzan ya," ucap Anji lembut sambil mengusap kepala kakaknya, berusaha memberikan kekuatan.
Baca juga: Kilas Balik Pohon Ketapang di Makam Vidi Aldiano, Ternyata Hasil Diskusi dengan Rano Karno
Kabar meninggalnya Siti Sundari pertama kali disampaikan oleh Erie melalui akun Instagram pribadinya, @erie_nya. Dalam unggahan tersebut, ia memohon doa terbaik untuk sang ibu.
“Innalillahi wa Innalillahi rojiun, telah berpulang kepada Allah, ibu saya tercinta, Siti Sundari binti Mitrodihardjo pada hari Kamis 26 Maret 2026 pukul 20.03 WIB,” tulis Erie.
Ia juga menyampaikan doa agar sang ibunda mendapatkan tempat terbaik dan wafat dalam keadaan husnul khatimah.
Sementara itu, Anji melalui media sosialnya mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikhlaskan kepergian sang ibu. Ia juga merasa bersyukur bisa mendampingi di saat-saat terakhir.
"Mama berpulang tepat di pangkuan. Aku ikhlas. Selamat jalan mama sayang," tulis Anji dalam unggahan yang menyentuh hati para netizen.
Kepergian Siti Sundari meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Namun, ketegaran Anji dalam menghadapi kehilangan ini menjadi bentuk penghormatan terakhir yang penuh makna bagi sang ibunda. (Tribunstyle.com/Grid.ID/Ulfa Lutfia Hidayati)