SURYA.CO.ID - Terungkap sosok pemilik tas berisi uang 20.000 dolar Amerika Serikat yang tertinggal di masjid rest area KM 87 B Tol Lampung, Senin (23/3/2025) sekira pukul 14.23 WIB. 

Ternyata pemilik tas berisi uang dolar yang dikonversikan ke ripiah senilai Rp 338.201.176 itu adalah Nana Halimi, pegawai di Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta.

Nana Halimi berasal dari Kota Metro Lampung yang kini berdomisili di Pamulang Banten. 

Saat kejadian itu, dia hendak mudik ke Lampung melintasi ruas tol Bakauheni Terbanggi Besar (Bakter).

Tas itu tertinggal saat Nana Halimi salat dan sedang buru-buru karena anak dan istrinya ada di dalam mobil. 

Baca juga: Kronologi Tas Pemudik Berisi 20.000 Dollar Tertinggal di Rest Area Tol Lampung, Ini Sosok Pemiliknya

Nana baru sadar begitu sampai di Bandar Lampung dan kaget tasnya tidak ada di badan. 

Menyadari tasnya tertinggal, dia kembali masuk ke tol Kota Baru ruas Bakter, lalu ke luar tol Natar hingga putar lagi akhirnya sampai di rest area 87 B. 

Nana Halimi langsung menghubungi call center bank untuk memblokir ATM miliknya.

Beruntung tas itu ditemukan security bernama Edy.

Temuan itu langsung direspons cepat tim security dengan menelpon penanggung jawab BKO (Bawah Kendali Operasi), Serda Bayuli. 

Serda Bayuli bersama anggota lainnya yakni Kopda Fatwa menuju ke TKP. 

"Jadi setelah sampai di sana security tak berani membuka tas sebelum BKO atau saya datang ke lokasi," ujar anggota Korem 043 Gatam saat diwawancarai Tribun Lampung dalam program Saksi Kata, Selasa (24/3/2026). 

Sesampainya di lokasi, tim menunggu sampai pemilik tas hitam datang. 

"Karena di dalam tas tersebut tidak ada nomor telepon pemilik tas," ujarnya.

Lalu setelah 30 menit menunggu akhirnya sang pemilik tas datang. 

Petugas Kaget Pemudik Bawa Uang Ratusan Juta

Sebelum tas hitam tersebut diserahkan, petugas melakukan indentifikasi seperti nama, tanggal lahir dan pekerjaan yang bersangkutan.

"Sebenarnya nama, tanggal lahir sudah cukup, tetapi kami tanyakan juga nominal uang di dalam tas dan apa saja isinya," papar Bayuli. 

Petugas akhirnya melakukan pengecekan fisik dan setelah dibuka ada uang 20.000 USD dan Rp 7,7 juta serta 3 ATM.

Lalu ada dokumen penting lainnya. 

"Kami kaget dengan pemudik yang membawa uang sebanyak itu," kata Bayuli.

"Setelah penemuan tas tersebut, kami tidak menginformasikan kepada khalayak ramai, karena yang ditakutkan walaupun kita ada prosedur sendiri. Kami mencegah adanya pengakuan yang mengakibatkan pusat perhatian di rest area tersebut," kata Bayuli. 

"Memang kami ada pusat informasi di ruas Bakter, secara tidak langsung yang bersangkutan sadar bahwa barangnya tersebut ada di pusat informasi," terusnya.

Pemilik tas memutuskan ke pusat informasi hingga akhirnya barang tersebut ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya. 

"Kami curiga adanya tas yang tertinggal, kecurigaan tersebut jangan ditelan mentah-mentah. Tetap dibuka dan dicek, karena pada momen arus balik jarang barang ilegal dan tetapi setelah dicek benar uang milik pemudik pada arus balik," terangnya.

"Sebenarnya sudah banyak ATM ada di mana-mana dan harusnya pakai uang elektronik saja," imbuhnya.

"Kami kembalikan tas tersebut kepada pemiliknya dan dilaporkan dahulu kepada pimpinan," kata Bayuli. 

Pemilik mengucapkan terima kasih kepada petugas yang telah mengamankan tas miliknya.

Pihaknya mengimbau kepada pemudik saat arus balik, diharapkan untuk berhati-hati dan selalu cek kendaraan agar dalam kondisi prima.

Serta barang bawaan jangan ditinggal terutama barang berharga saat istirahat di rest area.

Dijelaskannya, bahwa standar operasional prosedur (SOP) khusus di ruas Bakter, jika petugas menemukan barang yang mencurigakan langsung melaporkan ke tim BKO. 

Lalu dengan respon cepat ditindaklanjuti apa temuan barang tersebut. 

Kemudian apabila ada barang berharga maka petugas melakukan identifikasi lebih lanjut. 

"Jika ditemukan barang ilegal akan dilaporkan kepada pihak yang berwenang," tukasnya.

Kejadian Serupa di KM 116A

Insiden tas tertinggal ini bukan kali pertama terjadi di ruas tol Lampung dalam waktu dekat. Sebelumnya, petugas jalan tol juga menemukan tas berisi uang Rp 23 juta di rest area KM 116A pada Senin (16/3/2026).

Manager Usaha Jasa Lainnya (UJL) PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), Irpan Sahpani, menyatakan bahwa tas tersebut milik seorang pemudik asal Jakarta Barat bernama Antoni yang sedang dalam perjalanan menuju Ranau.

Berdasarkan keterangan pemilik, tas itu tertinggal di area minimarket saat ia dan keluarganya sedang beristirahat.

Tas beserta isinya telah diamankan dan diserahkan kembali kepada Antoni.

===

Kami mengajak Anda untuk4 bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

 

Baca Lebih Lanjut
Tas Berisi 20.000 Dolar Ditemukan di Rest Area Tol Lampung, Ternyata Milik Pegawai Kemendikdasmen
Erik S
Detik-detik Petugas Tol Bakter Temukan Tas Berisi Uang 20.000 Dolar di Masjid Rest Area
Reny Fitriani
Kisah Haru Pemudik Tertinggal di Rest Area KM 130 Cipali, Nangis Tak Ada yang Mau Pinjamkan HP
Ravianto
Drama Subuh Tol Cipali, Istri Tertinggal di Rest Area saat Suami Terlelap di Mobil
Ferdian
Tas Berisi Uang Rp500 Ribu Milik Anak Hilang di Wahana Permainan Mall Kota Serang
Ahmad Haris
Polisi Selamatkan Keluarga Pemudik dari Kecelakaan di Rest Area KM 163 A Lampung Tengah
Soni yuntavia
Dramatis: Kejar Bus hingga Pekalongan, Polisi Pemalang Selamatkan Tas Pemudik yang Tertinggal
Rustam Aji
Mudik Rasa Piknik di Tol Kanci-Pejagan: Cerita Keluarga Sukirno Buka Puasa di Parkiran Rest Area
Ravianto
Mudik Rasa Piknik! Kisah Keluarga Gelar Buka Puasa di Parkiran Rest Area Cirebon, Bawa Makan Sendiri
Dwi Yansetyo Nugroho
Ditinggal ke Toilet, Suprihatin Bingung Cari Keluarganya di Rest Area 389 Tol Kendal 
Muslimah