SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kebakaran melanda dua ruko agen sembako di Jalan Mataram 1, kawasan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Jumat (13/3/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan dua bangunan ruko beserta barang dagangan di dalamnya, seperti sembako, minuman, hingga satu unit sepeda motor.

Saksi mata, Bayu, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui saat ia melihat asap keluar dari salah satu toko di sebelah tempat usahanya.

“Saya melihat asap keluar dari toko sebelah. Saya langsung mengeluarkan barang-barang yang mudah terbakar,” ujar Bayu saat ditemui di lokasi, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, api diduga berasal dari korsleting listrik. Banyaknya barang mudah terbakar di dalam toko membuat api cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian ruko.

Bayu juga meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi barang-barang serta memberi tahu pemilik toko, Jimmy.

Warga Sempat Panik

Saat kebakaran terjadi, warga sekitar sempat panik. Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang.

“Ibu-ibu sempat berteriak, warga juga mencoba mengambil air untuk menahan api agar tidak menyebar,” katanya.

Beruntung petugas pemadam kebakaran datang dengan cepat sehingga api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Pemilik Toko Rugi Ratusan Juta

Pemilik toko, Jimmy, mengaku baru saja menambah stok barang pada Jumat pagi untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran, seperti minuman, telur, dan beras.

Ia bersyukur karena saat kejadian tidak ada anggota keluarganya di dalam ruko. Biasanya anak dan istrinya tidur di toko, namun pada malam kejadian mereka tidak berada di lokasi.

“Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Ada juga satu motor yang ikut terbakar,” ujarnya.

Pantauan di lokasi pada Sabtu pagi menunjukkan kondisi ruko masih dipenuhi puing-puing dan barang yang hangus terbakar.

Sejumlah bagian bangunan tampak menghitam dan belum dibersihkan.

Ia bersyukur karena saat kejadian tidak ada anggota keluarganya di dalam ruko. Biasanya anak dan istrinya tidur di toko, namun pada malam kejadian mereka tidak berada di lokasi.

“Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Ada juga satu motor yang ikut terbakar,” ujarnya.

Pantauan di lokasi pada Sabtu pagi menunjukkan kondisi ruko masih dipenuhi puing-puing dan barang yang hangus terbakar.

Sejumlah bagian bangunan tampak menghitam dan belum dibersihkan.

Baca Lebih Lanjut
Kios-kios yang Ludes Terbakar Ternyata Bukan Pasar Darurat Ngawen, Ini Kata Pemkab Blora
Deni setiawan
Diserbu Warga, Sembako Murah di Polsek Bakam Ludes Terjual dalam 1,5 Jam
Asmadi Pandapotan Siregar
Dua Kali Kiosnya Terbakar, Sutimah Pedagang Pasar Ngawen Blora: Seperti Mimpi
Deni setiawan
Percikan Api yang Bakar Pasar Darurat Ngawen Diduga dari Stop Kontak Ruko
M Syofri Kurniawan
Nasib Sutikno Pedagang Pasar Darurat Ngawen Blora, Jelang Lebaran Lapak Kebakaran, Rugi Rp 30 Juta
Rival al manaf
Detik-detik Kebakaran di Pasar Pangkajene, Pedagang Buah Lihat Asap dari Kios Sembako
Ari Maryadi
Kebakaran di Rante Pasele Toraja Utara, Warga Awalnya Mengira Asap dari Bakar Sampah
Imam Wahyudi
Kebakaran di Kawasan Pasar Ujung Murung, Tiga Rumah Ludes Terbakar, Area Pasar Dinyatakan Aman
Ratino Taufik
Kebakaran di Rante Pasele Toraja Utara, Tiga Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Imam Wahyudi
Arifin dan Rohani Ditemukan Berpelukan, Pasutri Tewas Terpanggang saat Kebakaran di Rumahnya 
Eti Wahyuni