TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Korban tenggelam di Sungai Kayan Long Peso, Kecamatan Peso akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Korban yang diketahui bernama Yosua Yulius (40) ditemukan di wilayah Desa Long Bia, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Kamis (12/3/2026) sekira pukul 14.30 Wita

Penemuan jasad korban bermula saat seorang warga bernama Roni (39) hendak menyeberangkan mobil menggunakan log pond di penyeberangan Desa Long Bia.

Saat tiba di lokasi yang dikenal sebagai Lirung Butung, saksi melihat tubuh mengambang di pinggir Sungai Kayan.

Saksi segera berteriak meminta bantuan kepada tim pencari yang berada di sekitar lokasi.

Petugas dari Polsek Long Peso bersama warga kemudian menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi terhadap jasad korban.

Pukul 14.30 Wita, korban berhasil dievakuasi dari sungai dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk kemudian dibawa menuju Dermaga Long Bia.

Setibanya di desa, jenazah korban langsung dimandikan sebelum dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga.

12032026 orang hilang di Sungai Kayan 01
DITEMUKAN MENINGGAL : Korban tenggelam Yosua (40) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai dua hari pencarian di Sungai Kayan Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (12/3/2026).

Baca juga: Ketinting Terbalik saat Mancing, Seorang Warga Hilang di Sungai  Kayan Bulungan

Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo menyampaikan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Tidak ada ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh korban saat ditemukan," kata Ipda Hadi.

Selain itu, pakaian yang dikenakan korban berupa baju hitam dan celana pendek juga sesuai dengan pakaian yang digunakan saat korban dilaporkan hilang.

Pihak keluarga korban diketahui telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum luar maupun visum jenazah.

"Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap korban," ucapnya.

Petugas kepolisian dari Polsek Long Peso juga telah mendatangi lokasi kejadian serta mengambil keterangan dari sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.

Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

"Berdasarkan laporan dari personel di lokasi, hingga saat ini lokasi kejadian masih terpantau kondusif dan aman," ungkapnya.

Kejadian bermula saat korban bersama seorang saksi berinisial P pergi memancing ikan menggunakan perahu ketinting di Sungai Kayan sekitar pukul 12.30 Wita.

Namun saat tiba di kawasan Giram Raya hulu batu belalang, perahu yang digunakan korban dan saksi justru terbalik karena terkena gelombang sungai.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

Baca Lebih Lanjut
Korban Tenggelam di Giram Raya Peso Bulungan Ditemukan Mengambang Setelah 2 Hari Pencarian
Samir Paturusi
Pencarian Hari Kedua, Korban Tenggelam di Sungai Ensilat Ditemukan sudah Meninggal Dunia
Jamadin
Pemancing Tenggelam Saat Perahu Terbalik, Terbawa Derasnya Arus Sungai Kayan Kaltara
Hari Widodo
Ketinting Terbalik saat Mancing, Seorang Warga Hilang di Sungai  Kayan Bulungan
Adhinata Kusuma
Setelah 3 Hari Pencarian, Abdul Fatah Bocah 11 Tahun Tenggelam di Kebumen Akhirnya Ditemukan
Rival al manaf
Tenggelam saat Bermain di Sungai Luk Ulo, Remaja Kebumen Ditemukan Tewas di Hari Ketiga Pencarian
Rika irawati
Bocah 8 Tahun yang Tenggelam Ditemukan Meninggal di Sukoharjo, Dicari dengan Tiga Metode Berbeda
Ryantono Puji Santoso
Hingga Hari Terakhir Pencarian Putu Wini Masih Belum Ditemukan, Korban Banjir Bandang di Buleleng
Ida Ayu Suryantini Putri
162 Personel Dikerahkan, Kadek Wahyu Akhirnya Ditemukan, Pencarian Korban Banjir Bandang Buleleng 
Ida Ayu Suryantini Putri
Tim SAR Evakuasi Jenazah Remaja Tenggelam di Garuntang Bandar Lampung
Daniel Tri Hardanto