TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kasus penganiayaan tragis yang menimpa Minta (56), seorang buruh serabutan di Cianjur, Jawa Barat, akhirnya terungkap.

Pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia ternyata adalah UA (41), seorang penjaga kebun.

Di hadapan penyidik Polres Cianjur, UA akhirnya memberikan pengakuan terkait motif nekatnya melakukan kekerasan hingga menghilangkan nyawa seseorang hanya karena masalah sepele.

Pengakuan Pelaku: Emosi Memuncak karena Sering Kehilangan

Kepada polisi, UA mengaku bahwa tindakannya didasari oleh rasa kesal yang sudah menumpuk.

Ia merasa telah menjadi korban pencurian berulang kali di kebun yang ia jaga.

Saat memergoki Minta mengambil labu siam, UA menuduh korban sebagai pelaku tunggal yang selama ini meresahkan.

Baca juga: Reaksi Dedi Mulyadi Soal Kasus Pencurian Berujung Maut di Cianjur, Sebut Dosa Besar

"Tersangka mengaku kesal karena sering kehilangan labu siam di kebunnya. Saat melihat korban, ia menduga korban adalah orang yang sama yang selama ini mencuri," ujar Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, Kamis (3/6/2026).

Emosi pelaku yang memuncak membuatnya tidak bisa menahan diri. Ia mengejar Minta hingga ke rumahnya dan melakukan penganiayaan brutal dengan tangan kosong.

Kronologi Tragis: Mencuri untuk Menu Buka Puasa

PENCURIAN BERUJUNG KEMATIAN: Dedi Mulyadi saat berbicara dengan Cucum Suhendar saksi sekaligus adik kandung dari pria di Cianjur yang meninggal dunia usai dianiaya akibat mencuri labu siam. - Sang adik ungkap sosok Minta hingga membuat Dedi Mulyadi prihatin.
PENCURIAN BERUJUNG KEMATIAN: Dedi Mulyadi saat berbicara dengan Cucum Suhendar saksi sekaligus adik kandung dari pria di Cianjur yang meninggal dunia usai dianiaya akibat mencuri labu siam. - Sang adik ungkap sosok Minta hingga membuat Dedi Mulyadi prihatin. (Istimewa/Youtube Dedi Mulyadi)

Fakta memilukan terungkap dari keterangan pihak keluarga. Minta, yang kondisi ekonominya sangat memprihatinkan, nekat mengambil dua buah labu siam bukan untuk dijual, melainkan untuk dimasak sebagai menu berbuka puasa bersama ibunya yang sudah berusia 99 tahun.

Setelah dianiaya oleh UA, Minta sempat mengalami muntah-muntah dan kondisi fisiknya menurun drastis.

Korban sempat mencoba beraktivitas kembali meski berjalan sempoyongan dan mengalami pusing hebat. Hingga akhirnya, pada Senin (2/3/2026), Minta menghembuskan napas terakhir di rumahnya.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan luka lebam parah di bagian mata, kepala, leher, hingga benjolan di belakang kepala yang diduga menjadi penyebab utama kematiannya.

Teguran Keras Kapolres: Jangan Main Hakim Sendiri

Kapolres Cianjur menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak bisa dibenarkan dalam hukum, apa pun alasannya.

"Kami tekankan bahwa dugaan tindak pidana tidak boleh diselesaikan dengan kekerasan. Itu justru menambah masalah baru. Sekarang tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Yurikho.

Saat ini, UA telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 446 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

Baca Lebih Lanjut
INNALILLAHI, Hanya Gara-gara 2 Labu Siam, Pria di Cianjur Tewas Dihajar Penjaga Kebun
Dwi Yansetyo Nugroho
Tragis, Kakek di Cianjur Tewas Dianiaya gara-gara Ambil 2 Labu Siam untuk Buka Puasa
Seli Andina Miranti
Istri Penjaga Kebun yang Aniaya Pencuri Labu Siam Minta Keadilan, Anak Tak Mau Sekolah karena Malu
Ani Susanti
Alasan Pria di Cianjur Nekat Curi Labu Siam, Ibunya yang Sudah Renta Minta Buka Puasa Pakai Sayur
Rr Dewi Kartika H
Tragis, Ambil Labu Siam untuk Ibu Berusia 90 Tahun, Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Tetangga
Tim TribunTrends
Menyayat Hati! Curhat Lansia Di Cianjur Sebelum Tewas Dianiaya, Curi 2 Labu Siam Untuk Berbuka
Lulu Adzizah F
PENJELASAN Polisi soal Pria Tua Tewas Usai Dianiaya Gegara Curi 2 Buah Labu Siam untuk Buka Puasa
Juang Naibaho
GEBRAK MEJA! Dedi Mulyadi Marah Tahu Cucun Diam Saja saat Kakaknya Dianiaya usai Curi Labu Siam
Ahmadshalsamalkhaponda
Kisah Pilu Minta yang Meregang Nyawa Demi Menu Buka Puasa Sang Ibu, Sehari-hari Bekerja Serabutan
Sinta Darmastri
Lansia di Cianjur Tewas Dianiaya Tetangga seusai Curi 2 Labu Siam, Sempat Ngaku untuk Buka Puasa
Lulu Adzizah F