DARREN STAPLES/AFP
Pebulu tangkis tunggal putra China, Shi Yu Qi, di podium juara All England Open 2025 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Minggu (16/3/2025).

BOLASPORT.COM - Pil pahit diterima unggulan kesatu tunggal putra asal China, Shi Yu Qi, setelah  menelan kekalahan pada babak 32 besar All England Open 2026.

Perjuangan pemain yang juga merupakan juara bertahan All England itu dalam permainan tiga gim berakhir nestapa setelah ditumbangkan tunggal putra India, Lakshya Sen.

Shi Yu Qi kandas dengan skor 21-23, 21-19, 17-21 pada laga yang digelar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Selasa (3/3/2026).

Jalannya Pertandingan

Shi selaku pemain unggulan pertama sekaligus juara bertahan itu memulai laga dengan penuh tekanan saat Sen berhasil unggulan dengan skor 5-2.

Sen bahkan mampu memimpin empat angka saat memasuki interval gim pertama.

Selepas jeda, Sen tampil cukup taktis untuk meredam serangan Shi hingga tetap memimpin dengan skor 14-9.

Smes keras menyilang yang dilepas Sen terus mengamankan keunggulan lima angka pada skor 15-10.

Lagi, tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Sen dari depan net terus menambah keunggulannya menjadi selisih tujuh poin.

Shi sempat membalas dua poin, tetapi smes keras lurus yang dilepaskan Sen kembali mengubah skor pada 18-12.

Akan tetapi, Shi berhasil menyulitkan Sen hingga melesakkan lima poin beruntun untuk memangkas ketertinggalan menjadi 17-18.

Sen tetap tenang hingga mampu mencetak dua poin sekaligus game point dengan keunggulan 20-17.

Shi merespons lebih gila lagi hingga mampu memaksa set point dua kali pada 20-20 dan 21-21.

Namun, Sen secara meyakinkan akhirnya mampu menutup perlawanan unggulan kesatu tunggal putra itu pada gim pembuka.

Gim kedua, Sen memimpin duluan dengan skor 8-6, tetapi Shi membalas lima poin beruntun untuk gantian unggul 11-8 pada interval.

Selepas jeda, Shi berhasil mempertahankan keunggulannya hingga akhir dengan skor ketat 21-19.

Pada gim pamungkas, Sen lagi-lagi memberikan tekanan duluan setelah berhasil unggul dua angka pada interval.

Selepas jeda, Sen makin percaya diri setelah memperlebar keunggulan menjadi empat angka pada 15-11.

Sen terus memimpin dengan selisih empat angka sampai skor 18-14. Sen akhirnya mencetak match point pada 20-16.

Shi sempat membalas satu poin, tetapi pukulannya yang memanjang keluar menyelesaikan laga dalam 78 menit.

Baca Lebih Lanjut
Kejutan Hasil German Open 2026: Jagoan Asia Merana, Chou Tien-chen & Li Shi Feng Kandas di 32 Besar
Arif Tio Buqi Abdulah
Debut di All England Open 2026, Alwi Farhan Tidak Takut Lawan Unggulan
Nungki Nugroho
All England Open 2026 - Dibebani Target Tinggi, Duo Andalan Malaysia Justru Diadang Lawan Berbahaya
Ananda Lathifah Rozalina
Pelatih ganda putri Indonesia berharap kejutan di All England 2026
Antaranews
Di Atas Kim/Seo Masih Ada Masternya All England, Misi Pertahankan Gelar Diuji Lawan Sparing Fajar/Fikri
Wahid Fahrur Annas
Sentuhan Wakil Indonesia Jelang All England Open 2026, Kesempatan Latihan Bareng Penakluk Ganda Putra Malaysia
Wahid Fahrur Annas
Kepercayaan Diri Utusan Tuah Rumah All England 2026 Hadapi Kim/Seo, Ben Lane: Kami Bisa Menang
Arif Tio Buqi Abdulah
Sinopsis Love Travels through Time, Drama China Terbaru Li Hong Yi, Yang Yu Tong, Zhang Shi An
Sitti Nurmalasari
Temani Jonatan Christie Berjuang, Alwi Farhan Biarkan Targetnya pada All England Open 2026 Jadi Misteri
Agung Kurniawan
Jalurnya Rian/Rahmat Mendidih, Murid Herry IP Tak Takut Berdarah-darah pada All England Open 2026
Agung Kurniawan