Tribunlampung.co.id, lampung Tengah – Kasat Lantas Polres Lampung Tengah AKP Glend Felix Siagian mengungkap kronologi mobil pikap Daihatsu Grand Max warna hitam bernomor polisi BE 8376 GY tabrak warung dan 4 orang di sekitar lokasi.
Peristiwa terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
AKP Glend Felix Siagian menjelaskan bahwa kendaraan melaju dari arah Pasar Bandar Jaya menuju Gunung Sugih dengan kecepatan tinggi.
“Diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak dua warung serta empat orang di sekitar lokasi,” ujar Glend, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, kondisi lokasi saat kejadian cerah, jalan lurus dengan marka terputus, arus lalu lintas ramai dari kedua arah, dan berada dekat pemukiman warga.
Akibat kecelakaan, empat orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Mitra Mulia Husada, yaitu:
Tony (46), penjaga warung dari Kelurahan Bandar Jaya Barat, mengalami luka lecet di siku kanan, memar di perut, dan luka robek di kepala.
Heriyanto (47), warga Kampung Sulusuban, patah tulang kaki kanan dan luka robek di telapak kaki kanan.
Irvan (25), warga Kelurahan Bumi Aji, patah tulang kaki kanan dan luka robek di telapak kaki kanan.
Agus (35), warga Kampung Negara Bumi Ilir, mengalami luka lecet di dahi dan tangan kiri.
“Seluruh korban dalam kondisi luka berat dan masih menjalani perawatan intensif,” kata Glend.
Selain korban luka, mobil pikap mengalami kerusakan parah di bagian depan, sementara dua warung mengalami kerusakan atap dan perabotan.
Pengemudi pikap dilaporkan melarikan diri setelah kejadian. Satlantas Polres Lampung Tengah masih menyelidiki identitas dan keberadaannya.
“Polisi mengimbau pengemudi yang terlibat untuk segera menyerahkan diri. Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi, terutama di jalur ramai dan dekat pemukiman,” tutup Glend.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
“Seluruh korban dalam kondisi luka berat dan masih menjalani perawatan intensif,” kata Glend.Selain korban luka, mobil pikap mengalami kerusakan parah di bagian depan, sementara dua warung mengalami kerusakan atap dan perabotan.
Pengemudi pikap dilaporkan melarikan diri setelah kejadian. Satlantas Polres Lampung Tengah masih menyelidiki identitas dan keberadaannya.
“Polisi mengimbau pengemudi yang terlibat untuk segera menyerahkan diri. Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi, terutama di jalur ramai dan dekat pemukiman,” tutup Glend.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)