TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di kawasan Bundaran Air Mancur Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Senin (2/3/2026) siang.
Seorang pengendara sepeda motor perempuan berstatus PNS meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan truk di lokasi tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
Kecelakaan melibatkan kendaraan Isuzu Giga Truck bernomor polisi B-9537-PXW dengan sepeda motor Honda Spacy bernomor polisi R-6103-DG.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Bengkulu: Senggolan dengan Motor Lain, Pengendara Jatuh Terlindas Truk
Baca juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Dua Motor Adu Banteng di Sumpiuh Banyumas Tewaskan Satu Orang
Pengendara sepeda motor diketahui bernama Tri (52), seorang PNS yang merupakan warga Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas.
Akibat kecelakaan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum kemudian dievakuasi ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Purwokerto.
Sementara itu, pengemudi truk bernama RS (31), warga Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan kronologi kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di Bundaran Air Mancur Berkoh, dari arah yang sama melaju sepeda motor Honda Spacy yang dikendarai korban.
Diduga sepeda motor tersebut berusaha mendahului truk dari sisi kiri, kemudian hendak berbelok ke kanan dengan memotong laju truk.
Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun terjadi.
"Diduga sepeda motor mendahului dari sebelah kiri kemudian hendak berbelok ke kanan dengan memotong laju truk, sehingga terjadi kecelakaan," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami kepada tribunjateng.com.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (jti)
Diduga sepeda motor tersebut berusaha mendahului truk dari sisi kiri, kemudian hendak berbelok ke kanan dengan memotong laju truk.Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun terjadi.
"Diduga sepeda motor mendahului dari sebelah kiri kemudian hendak berbelok ke kanan dengan memotong laju truk, sehingga terjadi kecelakaan," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami kepada tribunjateng.com.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (jti)