SRIPOKU.COM - Bagi Anda yang sedang mengikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar, berikut adalah bocoran soal dan kunci jawaban untuk materi Tema 4 Mengelola Asesmen dan Strategi Pengajaran dalam Kerangka Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP).
Jawaban di bawah ini diharapkan dapat membantu Bapak/Ibu Guru mengevaluasi sejauh mana pemahaman mengenai prinsip keberagaman dan kepemimpinan inklusif di sekolah dasar.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 3 Memfasilitasi Keberagaman dalam Pembelajaran di Kelas Pelatihan Pintar Kemenag
1. Seorang murid tidak merespon pertanyaan guru secara verbal selama pembelajaran berlangsung. Apa pendekatan awal paling
tepat untuk memastikan inklusivitas dan komunikasi efektif?
A. Memberikan waktu tambahan agar murid merasa siap menjawab sesuai kenyamanannya
B. Mendorong murid untuk menyampaikan jawaban secara tertulis sebagai alternatif komunikasi awal
C. Menggunakan dukungan visual atau gestur untuk memfasilitasi respons secara bertahap
D. Mengarahkan murid untuk mendiskusikan jawabannya secara individu bersama guru
Jawaban : C. Menggunakan dukungan visual atau gestur untuk memfasilitasi respons secara bertahap
2. Saat pembelajaran berlangsung, guru menggunakan prompt verbal untuk menarik perhatian murid dengan ADHD. Apa fungsi utama dari prompt tersebut?
A. Memberikan motivasi tambahan agar murid semangat mengikuti pelajaran.
B. Mengarahkan murid agar dapat merespon instruksi secara mandiri.
C. Mengembalikan perhatian murid ke aktivitas pembelajaran yang sedang berlangsung.
D. Menstimulasi kemampuan kognitif murid melalui pertanyaan sederhana.
Jawaban : C. Mengembalikan perhatian murid ke aktivitas pembelajaran yang sedang berlangsung.
3. Dalam pembelajaran yang akomodatif, bagaimana sebaiknya prompt diberikan kepada murid dengan kebutuhan khusus?
A. Disesuaikan dengan respons murid dan diberikan secara bertahap bila diperlukan.
B. Dilakukan di awal pembelajaran dan diulangi jika murid meminta bantuan.
C. Dilakukan hanya jika murid tidak merespon dalam waktu tertentu.
D. Diberikan sebagai variasi metode agar pembelajaran lebih dinamis.
Jawaban : A. Disesuaikan dengan respons murid dan diberikan secara bertahap bila diperlukan.
4. Seorang guru menyadari bahwa salah satu muridnya kesulitan memahami instruksi tertulis namun menunjukkan ketertarikan tinggi pada aktivitas visual dan praktik langsung. Guru kemudian mengubah pendekatan mengajarnya untuk murid tersebut. Tindakan guru ini menunjukkan penerapan dari
A. Asesmen sumatif untuk menentukan pencapaian akhir murid.
B. Asesmen fungsional yang mendorong modifikasi pembelajaran sesuai kebutuhan individu.
C. Penyesuaian kurikulum agar sesuai dengan standar nasional.
D. Strategi pembelajaran berbasis kelompok untuk meningkatkan kompetensi sosial.
Jawaban : B. Asesmen fungsional yang mendorong modifikasi pembelajaran sesuai kebutuhan individu.
5. Seorang guru ingin menerapkan strategi pengajaran langsung di kelas yang heterogen, la ingin memulai dengan langkah awal yang tepat agar pembelajaran menjadi efektif. Langkah manakah yang paling sesuai sebagai prioritas awal dalam konteks ini?
1. Menjelaskan tujuan pembelajaran secara eksplisit kepada murid.
2. Menyampaikan langkah-langkah pembelajaran agar murid memahami alurnya.
3. Melakukan asesmen awal pembelajaran untuk mengetahui kesiapan murid.
4. Memberikan lembar kerja agar murid bisa langsung mengerjakan tugas
A. 3, 4
B. 1, 3
C. 1, 2
D. 2, 3
Jawaban : D. 2, 3
6. Apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memilih model asesmen fungsional yang sesuai untuk digunakan di kelas?
1. Ketersediaan sumber daya dan waktu guru.
2. Jenis hambatan yang dimiliki oleh murid.
3. Standar nilai minimum dari kurikulum nasional.
4. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
A. 1, 2, 4
B. 1, 2, 3
C. 1, 3, 4
D. 2, 3, 4
Jawaban : A. 1, 2, 4
7. Dalam proses pembelajaran yang akomodatif, guru berperan aktif menggunakan asesmen formatif. Tindakan berikut mencerminkan peran tersebut dalam mendukung pembelajaran yang inklusif adalah
1. Mencatat strategi belajar yang efektif bagi masing-masing murid berdasarkan hasil kerja harian.
2. Mengumpulkan portofolio murid hanya sebagai dokumentasi untuk pelaporan nilai akhir.
3. Mengadakan sesi diskusi informal untuk memahami kesulitan yang dihadapi murid selama proses belajar.
4. Menyesuaikan tingkat kesulitan tugas berdasarkan pengamatan terhadap kemampuan aktual murid.
A. 1, 3, 4
B. 2, 3, 4
C. 1, 2, 3
D. 1, 2, 4
Jawaban : A. 1, 3, 4
8. Manakah praktik yang mencerminkan asesmen berkelanjutan dalam konteks keberagaman murid?
1. Mengadaptasi bentuk asesmen sesuai cara murid mengekspresikan pemahaman.
2. Menggunakan projek yang sama untuk semua murid tanpa penyesuaian
3. Menganalisis hasil belajar berdasarkan observasi dan umpan balik harian.
4. Menyesuaikan strategi mengajar dari hasil asesmen secara rutin.
A. 1, 2, 4
B. 1, 3, 4
C. 1, 2, 3
D. 2, 3, 4
Jawaban : B. 1, 3, 4
9. Manakah dari pernyataan berikut yang mencerminkan penerapan asesmen formatił di kelas akomodatif?
1. Perhitungan dalam menentukan nilai akhir kepada orang tua sebagai hasil belajar.
2. Memberikan umpan balik langsung kepada murid untuk memperbaiki pemahamannya.
3. Sebagai bahan pertimbangan menyesuaikan strategi mengajar berdasarkan pengamatan harian terhadap kemajuan murid.
4. Menggunakan pertanyaan terbuka untuk mengevaluasi pemahaman murid saat pembelajaran berlangsung.
A. 1, 2, 3
B. 1, 2, 4
C. 1, 3, 4
D. 2, 3, 4
Jawaban : D. 2, 3, 4
10. Seorang guru sedang merancang strategi pembelajaran untuk anak memiliki hambatan fungsional di dalam kelas, la ingin menggunakan prompt fisik yang efektif agar murid dapat lebih fokus dan memahami instruksi dengan baik. Berdasarkan prinsip pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan anak dengan hambatan fungsional, manakah dari pilihan berikut yang menunjukkan penggunaan prompt fisik yang paling tepat dan sesuai konteks?
A. Menyediakan gambar dan beberapa instruksi tertulis di buku kerja murid.
B. Menyentuh tangan murid dengan lembut untuk mengingatkan agar fokus memperhatikan pekerjaannya.
C. Meminta murid untuk memperhatikan papan tulis dan mendengarkan arahan guru.
D. Menuliskan contoh tulisan di papan tulis agar murid bisa menyalinnya dengan benar.
Jawaban : B. Menyentuh tangan murid dengan lembut untuk mengingatkan agar fokus memperhatikan pekerjaannya.