TRIBUNSUMSEL.COM - Kecelakaan maut menimpa pengusaha rokok HS, Muhammad Suryo bersama sang istri Anis Syarifah (41) saat mengendarai motor Harley Davidson di jalan Wates–Purworejo, tepatnya di wilayah Palihan, Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (1/3/2026) sore.
Insiden ini melibatkan sepeda motor besar Harley Davidson dan sepeda motor Yamaha Jupiter MX.
Dalam kecelakaan itu, Anis Syarifah istri pengusaha rokok dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Lantas siapakah sosok istri pengusaha rokok ini ?
Istri bos rokok HS, Muhammad Suryo bernama Anis Syarifah (41).
Sementara, Muhammad Suryo dikenal sebagai pengusaha dan founder Surya Group Holding Company.
Kini Muhammad Suryo dikabarkan tengah kritis dan dirujuk ke RS Jogjakarta International Hospital (JIH).
Kabar meninggalnya Anis diinformasikan melalui Instagram @hs.beranikitabeda yang mengucapkan duka.
"Dengan penuh rasa duka, Keluarga Besar Surya Group & HS Berani Kita Beda menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Ibu Hj. Anis Syarifah.
Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya, menerima segala amal kebaikan beliau, mengampuni kekhilafan, serta menempatkan almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya," keterangan dalam foto tersebut.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Moge Vs Jupiter MX di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Dikabarkan Tewas
Informasi mengenai insiden ini cepat menyebar di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram @Andreli_48.
Seorang saksi mata bernama Pratman menyebut kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Menurut keterangan saksi, Muhammad Suryo melaju dari arah timur menuju barat dengan membonceng istrinya.
Di saat bersamaan, pengendara Yamaha Jupiter MX yang identitasnya belum diketahui berusaha menyeberang jalan dari arah selatan ke utara.
"Tadi Harley-nya mau nyalip kendaraan di depannya (ambil kanan). Korban (Jupiter MX) dari selatan mau nyeberang, langsung ketabrak.
Tadi anak kecilnya (penumpang Jupiter MX) langsung terlempar ke selokan (saluran dituangkan di samping jalan).
Pengendara dan pembonceng Harley-nya juga terlempar ke saluran irigasi,” tutur Pratman dikutip dari unggahan akun @Andreli_48 di Instagram.
Karena jarak antar kendaraan dinilai terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Sepeda motor Harley Davidson berpelat Z 5050 MRS baru berhenti setelah terseret beberapa puluh meter dari titik benturan.
Benturan keras menyebabkan Anis Syarifah terjatuh dan mengalami luka fatal.
Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum kemudian dibawa ke RS Rizki Amalia.
Sementara itu, Muhammad Suryo dilaporkan dalam kondisi kritis dan dirujuk ke Jogjakarta International Hospital (JIH) untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pengendara Yamaha Jupiter MX mengalami patah tulang pada kaki kanan dan menjalani perawatan di RSUD Wates, Kulon Progo.
Anak yang diboncengnya juga dirawat di rumah sakit yang sama.
Pengendara motor Jupiter MX adalah DN (10).
Ia merupakan siswa sekolah sepak bola (SSB) dan mengalami patah kaki kanan terbuka.
Ayah DN, Abdullah alias Aab, menjelaskan, insiden terjadi saat ia dan anaknya hendak menyeberang jalan untuk mencari takjil sekitar pukul 16.30 WIB.
Benturan keras tersebut membuat DN terpental hingga masuk ke dalam sungai di pinggir jalan nasional.
“Pas ditabrak itu, anak saya kelempar sampai ke kali. Deva tulangnya keluar di kanan. Sekarang masih dipantau dokter,” kata Aab saat ditemui di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Senin (2/3/2026).
Detik-detik Tabrakan dan Kondisi Motor yang Remuk
Aab menceritakan, kejadian bermula saat ia mengendarai motor Jupiter MX dari arah Palihan dan hendak menyeberang menuju arah Pripih.
Sebelum menyeberang, ia sempat melihat mobil dari arah timur namun posisinya masih terhitung jauh.
Secara tidak terduga, sebuah moge melaju kencang dari arah timur muncul dari balik mobil tersebut dan langsung menghantam motor yang dikendarai Aab.
Kerabat korban, Sarah, mengaku ngeri melihat kondisi motor milik Aab yang remuk hingga ban motornya terlepas akibat tabrakan tersebut.
"Anak saya jatuh ke sungai. Untung air tidak deras," ujar Aab yang juga mengalami luka patah tulang terbuka di tungkai kanan bawah serta patah pergelangan tangan.
Kedua korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Wates.
Kerabat korban lainnya, Iyas, menyebutkan, ayah dan anak tersebut harus menjalani tindakan operasi tulang pada Senin pagi akibat luka serius yang dialami.
"Keduanya harus melakukan operasi tulang pagi ini," kata Iyas.
Pihak keluarga berharap proses pemulihan berjalan lancar agar DN yang berposisi sebagai striker di SSB Karangwuluh itu bisa kembali mengejar cita-citanya.
Sebelum kecelakaan, DN dikenal sebagai atlet belia berprestasi yang sempat mencetak dua gol dalam turnamen di Stadion Cangkring beberapa waktu lalu.
“Tadinya ada SSB, tapi dia bilang lemes. Jadi enggak jadi latihan. Dia semangat banget setelah itu. Katanya mau terus latihan,” tutur Aab mengingat ambisi anaknya sebelum insiden terjadi.
Terkait identitas pengendara moge maupun kronologi detail penyebab kecelakaan di jalur nasional tersebut, pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi.
Saat dihubungi, polisi menyatakan belum bisa memberikan data mengenai asal pengendara moge yang terlibat.
Kecelakaan ini sempat menghebohkan warga sekitar karena bertepatan dengan waktu warga sedang keluar rumah untuk mencari keperluan berbuka puasa.
Jalur lokasi kejadian merupakan area padat kendaraan yang menghubungkan Yogyakarta dengan wilayah Jawa Tengah.
Hingga saat ini, pihak RSUD Wates masih terus memantau kondisi DN di ruang PICU pascaoperasi.
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Sebagian rtikel ini telah tayang di TribunJogja.com dan Kompas.com