TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana penjualan takjil di Jalan Piere Tendean, Kecamatan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (26/2/2026) sore, tampak ramai dikunjungi warga.

Lapak-lapak pedagang berjajar di tepi jalan dengan tenda berwarna yang membentang memayungi area jualan.

Meski cuaca terlihat mendung, aktivitas jual beli tetap berlangsung lancar.

Pantauan Langsung di salah satu lapak, Kamis (26/2/2026), berbagai jenis minuman segar tersusun rapi di atas meja panjang yang dilapisi taplak putih dan merah.

Aneka minuman berwarna-warni dalam gelas plastik transparan berjajar di bagian depan, mulai dari es berwarna hijau, merah muda, hingga cokelat.

BERBURU TAKJIL - Potret warga berburu takjil di Jalan Piere Tendean Kota Manado, Sulut pada Kamis (26/2/2026) sore. Lapak-lapak pedagang berjajar di tepi jalan dengan tenda berwarna yang membentang memayungi area jualan.
BERBURU TAKJIL - Potret warga berburu takjil di Jalan Piere Tendean Kota Manado, Sulut pada Kamis (26/2/2026) sore. Lapak-lapak pedagang berjajar di tepi jalan dengan tenda berwarna yang membentang memayungi area jualan. (Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw)

Di sampingnya, botol-botol minuman seperti es kopi susu dan minuman berbahan susu lainnya tertata dalam barisan.

Tak hanya minuman, tersedia pula aneka kue basah, gorengan, serta makanan ringan yang dikemas dalam plastik bening.

Beberapa pembeli terlihat antre sambil memilih menu yang diinginkan.

Sebagian memegang ponsel dan dompet untuk proses transaksi.

Sementara yang lain membawa kantong plastik berisi sejumlah takjil yang sudah dibeli.

Para pedagang tampak sigap melayani pembeli, mereka tampak mengenakan sarung tangan plastik saat mengambil dan mengemas makanan.

Interaksi antara penjual dan pembeli berlangsung hangat di tengah suasana sore yang teduh.

Lapak-lapak takjil ini berada persis di sisi jalan raya.

Keramaian ini menunjukkan tingginya antusiasme warga untuk berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Salah satu pengunjung, Juanda, mengatakan ia sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favoritnya.

“Kalau sudah mendekati waktu berbuka biasanya makin ramai. Di sini pilihannya banyak, jadi saya bisa beli minuman dan kue sekaligus,” ujarnya.

Pengunjung lainnya, Betran, mengaku senang dengan variasi takjil yang dijual.

“Harganya masih terjangkau dan rasanya enak-enak. Setiap hari saya selalu mampir ke sini kalau bulan puasa,” katanya.

(TribunManado.co.id/Pet)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Baca Lebih Lanjut
Balapis dan Lampu-Lampu jadi Kue Takjil Favorit Buka Puasa di Manado, Penjual Padati Sejumlah Tempat
Frandi Piring
Ramadan 1447 Hijriyah, Pedagang Musiman Mulai Jual Aneka Takjil di Fakfak
Tarsisius Sutomonaio
Kue Bluder dan Tompek Selong Khas Mentok, Banyak Diburu untuk untuk Takjil Ramadan
Asmadi Pandapotan Siregar
Lippo Plaza Manado Hadirkan Takjil Fest 2026, Buka dari Siang hingga Jam 10 Malam 
Rizali Posumah
Penjual Takjil di Jalan Raya Kelurahan Tidore Diserbu Pembeli
Rizali Posumah
Semakin Sore, Lapak Takjil di Karimun Tambah Ramai Didatangi Warga Berburu Menu Buka Puasa
Dewi Haryati
Takjil Favorit Ramadan 2026 di Penajam Paser Utara, Bingka Paling Cepat Ludes
Miftah Aulia Anggraini
Bubur Madura Jadi Primadona di Pasar Takjil Benhil, Laris Manis Sehari Terjual 1.000 Porsi
Jaisy Rahman Tohir
Berburu Takjil di Berendo Kota Bengkulu, Ngabuburit Seru di Samping Masjid Agung At-Taqwa
Hendrik Budiman
Keseruan Warga Berburu Takjil di Kawasan Kampus UNG, Semarak Ramadhan Meriah di Kota Gorontalo
Agilio OktoViasta