TRIBUNJATENG.COM - Anggota Satlantas Polres Bireuen, Polda Aceh, Aipda Rahmat Hidayat resmi mengajukan pengunduran diri.
Kabar ini menjadi kejutan bagi warga Bireuen khususnya yang akrab dengan pria berjuluk polisi meu pep peb (cerewet) ini.
Pengunduran diri Aipda Rahmat bukan main-main. Bahkan dipublikasikan sendiri di akun Facebook peulisi meu pep peb bireuen.
Dalam video tersebut, ia juga menghadirkan kedua orang tua dan istri tercinta.
Juga ada monen haru di dalamnya.
Baca juga: Sosok Bripka Seladi yang Pilih Jalan Berbeda, Jadi Pemulung Setelah Pensiun daripada Terima Suap
Baca juga: Wajah Murung Brimob yang Aniaya Siswa SMP hingga Meninggal: Resmi Dipecat, Hukuman Berat Menanti
Kehadiran orang tua dalam videonya menunjukkan bahwa keputusan Aipda Rahmat Hidayat mengundurkan diri telah mendapatkan restu dari mereka.
Dia menyampaikan bahwa pensiun dini tersebut berasal dari hati nuraninya sendiri, tanpa paksaan dari pihak manapun.
Perkembangan surat permohonan pensiun dini menurutnya sudah disampaikan kepada Kapolres Bireuen.
Momen haru terjadi setelah Aipda Rahmat Hidayat emenyampaikan pernyataannya.
Ia langsung berlutut di depan kedua orang tuanya.
Ayah dan ibunya yang duduk di atas sofa, membelai kepala sang putra.
Tindakan Rahmat berlutut juga diikuti oleh istrinya.
Belum diketahui alasan Aipda Rahmat mengundurkan diri.
Netizen menanggapinya dengan doa agar ia mendapatkan yang lebih baik.
Aipda Rahmat selama ini dikenal sebagai salah satu personel Polres Bireuen yang telah lama menjadi ikon keselamatan berlalu-lintas.
Dalam akun media sosialnya, ia kerapkali mengunggah aktivitasnya di lapangan.
Ia hadir di jalan raya menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu-lintas..
Kadang juga diundang ke sekolah-sekolah.
Aipda Rahmat Hidayat juga banyak melakukan kegiatan sosial.
Ia antara lain memberikan kursi roda kepada seorang lansia.
Selain itu Aipda Rahmat juga kerap bagi-bagi sembako kepada yang membutuhkan. (*)