TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejumlah pedagang di Pasar Klandasan Balikpapan mengeluhkan kondisi pasar yang dinilai semakin sepi dalam beberapa tahun terakhir.
Sebab, meski kebutuhan pokok tetap dicari masyarakat, jumlah pembeli nyatanya tak seramai dulu.
Salah satu pedagang daging, Hambar Nur mengatakan, penurunan jumlah pembeli sudah dirasakan sejak pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
"Kalau dibanding dulu, menurun. Sudah sekitar lima tahun pas pandemi sudah terasa," ujarnya, Senin (23/2/2026).
Baca juga: Daging Beku dan Lokal Naik, Pedagang Pasar Klandasan Balikpapan Keluhkan Harga
Menurutnya, kondisi pasar yang saat ini ditempati beberapa tahun terakhir belum sepenuhnya mampu mengembalikan keramaian seperti sebelumnya. Bahkan dalam dua tahun terakhir, suasana pasar cenderung lebih lengang.
"Sudah dua tahun ini sepi. Enggak tahu tahun ini bagaimana," jelasnya.
Ia berharap Ramadan dan momen menjelang Lebaran bisa menjadi titik balik meningkatnya jumlah pembeli. Sebab kata dia, biasanya kebutuhan daging meningkat tajam menjelang Hari Raya.
"Biasanya ramai pas mau Lebaran. Orang-orang beli buat opor, buat masakan Lebaran," jelasnya.
Senada dengannya , salah satu pedagang ikan, Akbar juga mengharapkan hak yang sama.
Akbar mengatakan, puncak penjualan biasanya terjadi beberapa hari sebelum Lebaran. Pada momen itu, permintaan ikan seperti kakap dan trakulu meningkat cukup signifikan.
"Lumayan kalau sekarang ini. Tapi kalau mau lebaran, pasti ramai. Bisa-bisa habis sehari," pungkasnya. (*)