TRIBUNWOW.COM - Cristiano Ronaldo mencuri perhatian dunia sepak bola setelah mencetak gol ke-500 sejak berusia 30 tahun, menegaskan betapa tajam performanya bahkan di usia kepala empat.
Rekor ini diraih saat Cristiano Ronaldo mencetak dua gol untuk Al Nassr dalam kemenangan 4-0 atas Al Hazem di Liga Pro Saudi di Stadion Universitas King Saud pada Minggu (22/2/2026).
Catatan luar biasa ini dinilai bahwa standar produktivitas seorang penyerang di usia senja kini "naik kelas" karena Cristiano Ronaldo.
Selain itu, total gol sepanjang karier Cristiano Ronaldo kini mencapai 964 gol, sehingga hanya terpaut 36 gol dari angka 1.000.
Baca juga: Cuma Ada Dua Nama di Ruang Perawatan, Timnas Selandia Baru Potensi Besar Kejutkan Piala Dunia 2026
Media tersebut juga menyoroti bagaimana dua golnya ke gawang Al Hazem bukan hanya penting untuk rekor pribadi, tetapi juga menentukan posisi Al Nassr di puncak klasemen Liga Pro Saudi.
Gulf News menggambarkan bahwa performa ini datang setelah periode sulit di klub, termasuk perselisihan soal aktivitas transfer.
Mereka menekankan bahwa keberadaannya tidak hanya mengangkat performa tim, namun juga meningkatkan daya tarik dan eksposur liga secara global.
Hal itu terjadi karena belum pernah ada penyerang lain yang mampu mendekati capaian tersebut.
Rekor ini juga ramai disorot di media sosial, satu di antaranya melalui unggahan Fabrizio Romano lewat akun X miliknya @FabrizioRomano, Minggu (22/2/2026).
Reaksi warganet pun didominasi kekaguman karena sangat jarang ada pemain yang justru mencetak lebih banyak gol setelah melewati usia 30 tahun.
Mereka menjelaskan bahwa sejak ulang tahunnya yang ke-30, Ronaldo terus menjaga standar tinggi.
Hal itu ditunjukkannya mulai dari musim-musim terakhir di Real Madrid, periode di Juventus, kembali ke Manchester United, hingga kini di Al Nassr.
Media Ghana itu menekankan bahwa usia justru menjadi senjata bagi Ronaldo karena pengalaman membuatnya lebih efisien dalam memilih posisi dan menyelesaikan peluang.
Dengan dua gol ke gawang Al Hazem yang mengantar Al Nassr menang 4-0 dan kembali memimpin klasemen, YEN.com.gh menyebut momen ini sebagai bukti penting peran Ronaldo di tim.
Baca juga: Kabar Buruk Timnas Maroko: 2 Pemain Grade A Eropa Diragukan di Piala Dunia 2026, 1 Padahal Debutan
Secara keseluruhan, rekor 500 gol Ronaldo setelah usia 30 tahun ini digambarkan bukan hanya sekadar angka, melainkan simbol konsistensi dan profesionalismenya selama lebih dari satu dekade terakhir.
Di saat banyak penyerang mulai melambat, ia justru menambah total gol hingga mendekati empat digit dan tetap menjadi pusat perhatian di setiap kompetisi yang ia ikuti.
Catatan 964 gol per Februari 2026 membuat harapan akan tercapainya 1.000 gol terasa bukan lagi mimpi kosong, melainkan target yang mungkin diraih jika ia terus bugar dan produktif.
Dengan semua pencapaian ini, Ronaldo semakin mengukuhkan diri sebagai satu di antara pencetak gol paling subur dan paling abadi dalam sejarah sepak bola dunia.
Saudi Pro League: 20 pertandingan, 20 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, 1.782 menit bermain.
Saudi Super Cup: 2 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 180 menit bermain.
AFC Champions League Two: 1 pertandingan, 1 assist, dan 45 menit bermain.
King's Cup: 1 pertandingan dan 90 menit bermain.
Real Madrid: 438 pertandingan, 450 gol, 131 assist, 54 kartu kuning, 2 kartu kuning kedua, 4 kartu merah, 37.835 menit bermain.
Manchester United: 346 pertandingan, 145 gol, 73 assist, 50 kartu kuning, 2 kartu kuning kedua, 2 kartu merah, dan 26.582 menit bermain.
Juventus FC: 134 pertandingan, 101 gol, 28 assist, 13 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 11.508 menit bermain.
Al-Nassr FC: 129 pertandingan, 114 gol, 22 assist, 12 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 11.320 menit bermain.
Sporting CP: 31 pertandingan, 5 gol, 6 assist, 1 kartu kuning, dan 1.392 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Alifazahra Avrilya Noorahma)