BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Semarak bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Bumi Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu. Tradisi berburu takjil kini kembali menjadi magnet utama bagi warga yang ingin mencari hidangan berbuka puasa di sekitar kawasan Kota Batulicin.
Bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Simpang Empat, setidaknya ada empat lokasi primadona yang selalu dipadati pengunjung setiap sore hari. Keempat titik ini menawarkan beragam kuliner khas yang mampu menggugah selera setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Lokasi pertama yang menyandang status legendaris berada di kawasan Jalan Hidayah, Desa Bersujud. Meski jalur di area ini terbilang relatif sempit dengan pedagang yang berjualan di tepian jalan, nyatanya Jalan Hidayah tak pernah sepi dari serbuan warga menjelang azan Magrib.
Di sini, pengunjung bisa menemukan kuliner ikonik seperti pisang gapit yang legit, aneka gorengan hangat, hingga berbagai pilihan lauk-pauk siap santap. Harganya yang terjangkau membuat lokasi ini menjadi destinasi favorit lintas generasi setiap tahunnya.
Bergeser ke titik kedua, terdapat deretan stan Pasar Ramadan yang tertata rapi di kawasan Pasar Sabtu, Kelurahan Tungkaran Pangeran. Lokasi ini sangat strategis karena berada tepat di pinggir Jalan Raya Batulicin yang juga dikenal sebagai area Pasar Buah.
Baca juga: Pedagang Rantau Baru Dilibatkan, Pemkab Tapin Siapkan 10 Tenda Pasar Ramadan
Keunggulan di kawasan Pasar Sabtu adalah penataannya yang menggunakan tenda-tenda khusus dan meja panjang yang estetik. Setidaknya ada sekitar 10 meja panjang yang menyajikan parade kue tradisional warna-warni serta sayur masak yang sangat beragam.
Sementara itu, bagi warga yang bermukim di wilayah Plajau, kawasan Simpang Empat Kompi KM 4 di Jalan Transmigrasi menjadi pilihan utama. Area tepat di depan Kompi ini selalu tampak banyak dipadati pembeli setiap sore hari.
Ciri khas lokasi ini adalah deretan pedagang gerobak dan tenda kecil yang berjejer di sepanjang pinggir jalan. Karena letaknya berada di perempatan sibuk menuju arah Mentewe, warga disarankan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas.
Tak ketinggalan, kawasan parkir Bandara Bersujud juga kini bertransformasi menjadi pusat takjil yang nyaman. Area ini menawarkan suasana yang lebih terbuka bagi warga yang ingin mencari menu berbuka sembari menikmati udara sore di Batulicin.
Kehadiran pusat-pusat kuliner ini tidak hanya sekadar tempat transaksi jual beli, namun juga menjadi ruang silaturahmi bagi warga. Suasana hangat khas Ramadan di Tanah Bumbu sangat terasa saat warga saling berinteraksi menunggu waktu berbuka.
Hadi, salah satu warga Kecamatan Simpang Empat, mengaku sering berganti-ganti lokasi setiap harinya agar tidak bosan. Menurutnya, keempat tempat tersebut memberikan pengalaman berbeda dalam menikmati tradisi berburu takjil di bulan yang penuh berkah ini. (Banjarmsinpost.co.is/Muhammad Fikri Syahrin)