TRIBUNKALTIM.CO - Panggung Hafiz Indonesia kembali melahirkan sosok inspiratif yang menggetarkan hati.

Kali ini, perhatian publik tertuju pada Muhammad Nur Ashura, bocah berusia 6 tahun asal Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Meski hadir dengan keterbatasan fisik akibat kondisi medis, semangat Ashura dalam menghafal Al-Qur'an membuat decak kagum para penonton, termasuk sang pembawa acara, Irfan Hakim.

Tampil Gagah dengan Baju Kustin Khas Kutai

HAFIZ INDONESIA 2026 - Potret Muhammad Nur Ashura, peserta Hafiz Indonesia 2026 dari Kutai Kartanegara pakai baju Kustin khas Kutai. Ashura lolos ke babak berikutnya (Instagram/rachmaphutry)

Penampilan Ashura di panggung perdana ini sangat mencuri perhatian.

Ia tampil layaknya seorang "Raja Kecil" dengan mengenakan Baju Kustin, pakaian adat kebesaran dari Kesultanan Kutai Kartanegara.

Ashura mengenakan setelan berwarna hitam berbahan beludru yang memberikan kesan mewah dan elegan.

Pakaian tersebut dihiasi dengan sulaman benang emas di bagian kerah, ujung lengan, dan bagian bawah baju.

Tak lupa, ia mengenakan penutup kepala khas yang disebut Setapu, berwarna hitam dengan hiasan ornamen emas di bagian depan dan bulu halus di bagian atasnya.

"Maaf, Tuan Raja, bajunya bagus banget," puji Irfan Hakim saat menyapa Ashura di atas kursi rodanya.

Baca juga: Live Streaming Hafiz Indonesia 2026, Daftar 30 Peserta dan Asalnya, Ada Ashura dari Kukar Kaltim!

Perjuangan Melawan Hidrosefalus

Di balik penampilannya yang ceria, Ashura menyimpan kisah perjuangan yang luar biasa.

 Sang ibu menceritakan bahwa Ashura terlahir normal, namun divonis menderita hidrosefalus saat berusia 7 bulan.

"Di usia 6 bulan sudah ada tanda-tanda, bola matanya muter-muter jadi enggak fokus. Pas di-CT Scan ternyata ada cairan berlebih di otaknya," ungkap sang ibu kepada Irfan Hakim.

Akibat kondisi tersebut, Ashura harus menjalani operasi pemasangan selang dari kepala menuju perut untuk membuang kelebihan cairan tersebut.

Kondisi ini juga berdampak pada kemampuan penglihatannya yang terbatas. Namun, hal itu tidak menyurutkan niatnya menghafal kalam Allah.

"Kondisiku tidak menghalangi kegiatanku, Bu. Karena semua ciptaan Allah itu pasti yang terbaik," ujar Ashura dalam video profilnya yang membuat suasana studio menjadi haru.

Menghafal 5 Juz Tanpa Bisa Membaca

Hingga saat ini, Ashura tercatat telah menghafal 5 Juz Al-Qur'an.

Yang mengejutkan, hafalan tersebut ia dapatkan bukan dengan membaca mushaf secara langsung, melainkan melalui metode pendengaran (simai).

"Metodenya dari mendengarkan saja dari kecil. Kalau (melihat) dekat dia bisa, kalau jauh agak kurang fokus," jelas sang ibu.

Irfan Hakim sempat menguji penglihatan Ashura dengan jarak tertentu, dan benar saja, Ashura kesulitan melihat objek yang jauh.

Saat ini, Ashura juga harus menggunakan kursi roda karena baru saja mengalami musibah patah tulang paha akibat terjatuh saat bermain di rumah.

Cita-cita Menjadi Imam Besar

Saat ditanya mengenai mimpinya di masa depan, Ashura menjawab dengan lantang dan penuh keyakinan.

"Kalau kamu cita-citanya mau jadi apa?" tanya Irfan Hakim.

"Jadi imam-imam besar. Jadi imam besar," jawab Ashura mantap.

Irfan pun mendoakan agar Ashura bisa segera pulih dari cedera kakinya dan terus istiqomah dengan Al-Qur'an.

"Nanti mudah-mudahan bisa berdiri lagi, jalan lagi, lari lagi, kejar cita-cita jadi imam besar. Amin," tutup Irfan.

Tentang Baju Kustin

Kustin merupakan pakaian khas masyarakat Suku Kutai yang mendiamai Kalimantan Timur.

Pakaian adat tersebut umumnya dipakai oleh golongan menengah ke atas.

Di mana sebagai pakaian resmi upacara pada masa Kerajaan Kutai Kertanegara.

Dilansir TribunKaltim.co dari kompas.com, sementara itu, istilah Kustin berasal dari kata "kostum" yang artinya kebesaran. 

Dikutip dari buku Pakaian Adat Tradisional Daerah Kalimantan Timur (1990), dewasa ini pakaian Kustin dipakai oleh Suku Kutai pada upacara pernikahan oleh golongan menengah ke atas.

Baju adat Kustin sendiri merupakan warisan Kesultanan Kutai Kertanegara yang memiliki makna kebesaran.

Pada masanya, baju adat Kustin hanya dikenakan oleh raja dan keturunannya.

Tak heran jika baju ini dikenal sebagai baju bangsawan ala Kalimantan Timur.

Namun seiring waktu, baju adat Kustin juga dikenakan oleh masyarakat umum pada momen-momen tertentu.

Link Live Streaming Hafiz Indonesia

Program Hafiz Indonesia 2026 tayang setiap hari selama Ramadan 2026 pukul 13.30 WIB.

Bagi pengguna televisi digital, acara Hafiz Indonesia 2026 ini disiarkan RCTI dan tersedia di Channel 28 dan umumnya akan tersetel secara otomatis. 

Sementara itu, bagi pengguna Set Top Box (STB), disarankan untuk mengaktifkan fitur LCN (Logical Channel Number) dan melakukan pemindaian ulang agar saluran RCTI muncul dengan optimal.

Jika mengalami kendala teknis, pemirsa dapat menghubungi MNC Helpdesk melalui nomor 0856-9003-900 tanpa dipungut biaya.

Selain melalui televisi, Hafiz Indonesia 2026 juga dapat disaksikan secara daring (online) melalui layanan live streaming resmi. 

Pemirsa dapat menggunakan aplikasi RCTI+, yang tersedia di Play Store dan App Store, atau mengakses siaran langsung melalui situs resmi RCTI+ dan Okezone TV.

Layanan live streaming ini memungkinkan pemirsa tetap mengikuti tayangan di mana pun berada, selama terhubung dengan jaringan internet.

Berikut ini link live streaming RCTI untuk Hafiz Indonesia 2026.

>>> Klik Nonton <<<

Baca Lebih Lanjut
Dua Mantan Kepala Distamben Kukar Jadi Tersangka Tipikor, Kini Ditahan di Rutan Samarinda
Samir Paturusi
Jelang Imlek 2026, Ashanty Tebar Pesona Pakai Cheongsam Hitam di Hari Ultah Sahabat, Lihat Gayanya!
Widy Hastuti Chasanah
Peringatan BMKG: Hujan Lebat Bayangi Kutai Kartanegara dan Mahakam Ulu 11–20 Februari
Miftah Aulia Anggraini
BBPJN Kaltim Targetkan Perbaikan Longsor KM 28 Batuah di Kukar Tuntas Juni 2026
Budi Susilo
Langkah Perdana yang Spektakuler, Debut Sekaloka yang Memukau di Kurasi Musik Vol. 58
Dwi Yansetyo Nugroho
Daftar 12 Peserta Indonesian Idol 2026 Lolos ke Babak Spekta 4
Hilda Rubiah
Kapal Dahliya F3 Karam di Kukar, KSOP Samarinda Dalami Penyebab dan Selisih Manifes Penumpang
Amelia Mutia Rachmah
Hasil Indonesian Idol 2026 Top 13 di Babak Spekta 3 Tadi Malam, Peserta Termuda Terliminasi
Hilda Rubiah
Karamnya KM Nor Dahliya F3, KSOP Samarinda Ungkap Selisih Penumpang, Ganti Rugi dan Potensi Hukum
Amelia Mutia Rachmah
Seleksi Peksiminas UNG Gorontalo 2026, Tarian Abu Semeru Mahasiswa Sendratasik Bikin Juri Terpukau
Fadri Kidjab