SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Marselino kurir paket meninggal dunia dalam musibah kecelakaan di alan Letjen Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kota Palembang.
Namun ada keinginan terakhir sang kurir yang belum terwujud namun ia sudah pergi untuk selama.
Keinginan tersebut diungkap oleh sang ayah yakni Khoirul Saleh (58).
Menurut Khoirul, sang anak ingin membagi gajinya kepada keponakan hingga adik sepupunya di momen lebaran mendatang.
Baca juga: Sebab Kecelakaan di Dekat Poligon Palembang Sore Tadi, Korban Jatuh Usai Hindari Stum di Tepi Jalan
"Katanya kalau dapat rezeki gaji lumayan mau kasih ponakan dan adik sepupu. Mau kasih saya juga, tapi tidak usah kata saya ," ujarnya sambil menangis, Jumat (20/2/2026).
Keluarga korban lakalantas yang tewas terlindas truk di Jalan Letjen Alamsyah Ratu Prawiranegara berharap ada itikad baik dari sopir truk maupun pihak yang memarkirkan alat berat di lokasi kejadian.
Diketahui korban bernama Marselino (21) saat itu hendak berpindah lajur karena ada alat berat yang parkir di sebelah kiri. Nahasnya, ia oleng dan terlindas oleh truk yang melintas dari arah yang sama.
Ayah korban, Khoirul Saleh (58) mengatakan keluarga berharap ada itikad baik dari pihak truk ataupun pihak yang berkaitan dengan alat berat yang parkir di lokasi kejadian.
"Keluarga mengharapkan itikad baik dari pihak yang truk (sopir) maupun yang berkaitan dengan alat berat. Silaturahmi ke rumah, kami tidak menuntut apa-apa, tidak," ujar Khairul.
Keluarga mengetahui kalau Marselino jadi korban kecelakaan dari seorang temannya sesama kurir paket yang datang ke rumah.
"Awalnya temannya datang ke rumah ngomong kalau Marsel jadi korban kecelakaan. Dan masih di lokasi," katanya.
Kemudian ia menanyakan kembali ke teman almarhum kenapa Marsel langsung tidak dibawa ke rumah sakit.
"Temannya tidak ceritakan detail kondisi, katanya biar saya lihat sendiri saja. Dari situ sudah merasa kayaknya kondisi Marsel sudah tak bisa diselamatkan, " katanya.
Setelah dari rumah sakit dan dibawa ke rumah duka, keluarga memakamkan jenazah almarhum di TPU Sukosari pada Jumat pagi.
Khairul menceritakan kalau anaknya baru bekerja 3 bulan di JNE sebagai kurir paket.