TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Remaja dan anak-anak silih berganti terjun dari Jembatan Siak 3, Kota Pekanbaru ke Sungai Siak, Rabu (18/2/2026).

Air Sungai Siak yang awalnya tenang, langsung beriak menyembur ke atas. Aksi mereka disambut sorak warga yang memadati kawasan itu.

Petugas dari Dipolairud Polda Riau dan Basarnas Pekanbaru sudah bersiaga dengan perahu karet. Mata petugas dengan awas mengamati remaja dan anak-anak yang berenang ke tepian usai melompat dari atas jembatan.

Remaja terjun dari Jembatan Siak 3 Pekanbaru pada momen Petang Belimau
Seorang remaja terjun dari Jembatan Siak 3, Kota Pekanbaru pada momen Petang Belimau, Rabu (18/2/2025).

Ditengah keasyikan warga menyaksikan aksi tersebut, sorak-sorai kembali terdengar. Saat itu, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru menyemprotkan menyemprot air.

Air menyembur ke arah kerumunan warga. Semuanya bersuka cita begitu mendapat siraman air layaknya diguyur hujan.

Suasana ini mewarnai momen tradisi Petang Belimau di tepian Sungai Siak. Warga menyambut Ramadan 1447 H dengan tradisi yang sudah berlangsung setiap tahun.

"Petang Balimau kali ini meriah, semua bersukacita menyambut Ramadan," papar Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho kepada Tribunpekanbaru.com usai acara.

Dirinya juga tidak canggung basah-basahan bersama warga yang memadati acara Petang Belimau. Anak-anak pun berkerumun mendekati untuk salaman dengan Agung.

"Kita semua berbahagia menyambut bulan suci Ramadan," paparnya.

Agung menilai Petang Belimau sebuah tradisi menyambut bulan Ramadan yang tetap dilestarikan hingga kini. Acara ini bukan sekedar sukacita tapi juga berbagi dengan sesama terutama anak-anak yatim hingga berbagi sembako.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menilai tradisi ini sarat makna. Ia menyebut tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur dan jadi ruang untuk berkumpul bersama jelang Ramadan.

"Kita semua saling memaafkan, dalam suasana ini. Semua perbedaan mencair dan jadi satu," paparnya.

Petang Belimau ini juga tradisi yang menjadi simbol menyucikan hati jelang menyambut bulan puasa. Ia mengajak semua warga untuk menyambut Ramadan dengan penuh kebahagian.

"Jangan sampai ada saudara saudara kita terbaikan, maka jadikan momen Ramadan untuk berbagi dengan sesama," tutupnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 

Baca Lebih Lanjut
Aksi Pahlawan! Rayhan Murid SMAN 3 Sintang Selamatkan 2 dari 5 Anak Tenggelam di Sungai Melawi
Syahroni
Soal Kamera Jebak Pemantau Pergerakan Harimau di Siak, BBKSDA Riau: Bukan Tidak Berfungsi
Firmauli Sihaloho
Breaking News: Banjir Terjang Sumber Cirebon, Warga Teriak “Watu! Watu!” Saat Batu Hanyut
Mutiara Suci Erlanti
Tanpa Jembatan, Warga Bandut Ponorogo Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Demi ke Sekolah
Torik Aqua
Tanggul Darurat di Tapteng Jebol, Bupati Masinton Pasaribu Terjun Langsung Evakuasi Warga
Arie Setyaga Handika
Aksi Heroik Raihan dalam Peristiwa Anak Tenggelam di Sungai Melawi Sintang! 2 Anak Selamat
Marlen Sitinjak
Mengapa Semua Pergi! Ibu di Sintang Kehilangan Anak Bungsu, Menyusul 3 Anaknya yang Dipanggil Tuhan
Syahroni
Puluhan Pria di Pekanbaru Rela Digunduli, Aksi Nyata Kepedulian pada Anak Penyintas Kanker
Firmauli Sihaloho
Sungai Ujung Tanah Padang Sepi, Air Keruh Kecokelatan Buat Warga Malas Mandi Balimau
Rahmadi
Orang Tua Susah Rumahnya Tergenang, Anak-anak di Sidaharja Girang Berenang
Khoirul muzaki